
Pemain Liverpool, Hugo Ekitike merayakan gol ke gawang Newcastle United bersama Florian Wirtz. (Istimewa)
JawaPos.com – Ketika Alexander Isak dibekap cedera dan Mohamed Salah tidak lagi egois, muncul Hugo Ekitike dan Florian Wirtz sebagai senjata baru Liverpool FC (LFC) di lini serang. Hugo dan Flo – sapaan akrab Florian Wirtz – berkontribusi empat gol (tiga gol dan satu umpan gol) saat LFC mengalahkan Newcastle United 4-1 di Anfield, Liverpool, kemarin (1/2).
Keduanya membuktikan bahwa perekrutan LFC pada awal musim ini tidak sia-sia meski sempat dihujani kritik. Ekitike yang menjadi top scorer LFC musim ini dengan 15 gol didatangkan dari Eintracht Frankfut dengan nilai transfer GBP 69 juta (Rp 1,58 triliun).
Sementara Wirtz, dengan koleksi 6 gol dan 8 umpan gol, ditebus The Reds – sebutan LFC – dari klub Bundesliga lainnya, Bayer Leverkusen, senilai GBP 100 juta (Rp 2,29 triliun).
Mirip Fernando Torres
Momen Ekitike mencetak brace ke gawang Newcastle United memunculkan kembali memori suporter kepada striker LFC periode 2007–2011, Fernando Torres.
Cara Ekitike mencetak gol kedua jadi yang paling banyak diperbincangkan. Pergerakannya menyambut bola dari bek kiri Milos Kerkez dan kemudian melakukan penyelesaian cepat dari sudut sempit dinilai sangat mirip dengan gol Torres ke gawang Chelsea pada 2007.
Hal itu diakui mantan skipper LFC, Steven Gerrard. Dia adalah sosok yang memberi umpan kepada Torres 19 tahun lalu. ”Ini soal Ekitike berlari ruang kosong. Sangat mirip Torres,” ujar Gerrard kepada TNT Sports. ”Cara dia melepaskan bola dari kakinya dan toe-poke itu, mengingatkan saya kepada Torres,” imbuh kapten LFC pada 1998 sampai 2015 tersebut.
Debutan Terbaik Klub
Sorotan juga mengarah kepada Hugo-Flo Keduanya kini telah saling terlibat dalam enam gol di semua kompetisi musim ini. Menurut Opta, angka tersebut merupakan yang tertinggi untuk dua pemain debutan LFC sejak John Barnes dan Ray Houghton pada musim 1987–1988.
Diakui tactician LFC Arne Slot, permainan Hugo-Flo makin meningkat seiring dengan membaiknya aspek kebugaran masing-masing. ”Hugo mencetak banyak gol sejak awal musim. Sementara Florian sangat aktif menciptakan peluang. Dia hanya kurang beruntung karena bola tidak masuk ke gawang,” tutur Slot seperti dikutip dari BBC.
Slot menambahkan, dengan agenda padat LFC, Hugo-Flo tidak akan selalu bermain bersama. ”Butuh waktu agar mereka mencapai level intensitas tertinggi secara konsisten,” ucap pelatih yang musim lalu mempersembahkan gelar juara Premier League untuk LFC.
Makin Kecewakan The Magpies
Di sisi lain, kualitas yang ditunjukkan Ekitike kemarin seperti menambah perih luka Newcastle United. Klub berjuluk The Magpies itu sudah tiga kali mencoba merekrut striker Prancis berusia 23 tahun itu sejak 2022. Termasuk pada bursa transfer musim panas lalu sebelum akhirnya Ekitike malah diserobot LFC.
”Dia (Ekitike) bisa saja mengenakan seragam hitam-putih. Tetapi, dia memilih Liverpool (FC) dan dari semua pemain yang mereka rekrut dialah yang paling menonjol hari ini (kemarin, Red,” kata pandit sekaligus mantan kiper The Magpies, Shay Given, dalam program acara Match of the Day.
HUGO EKITIKE: GANTI JERSEY NOMOR 22

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
