
Tammy Abraham gagal selamatkan Aston Villa dari serangan Brentford. (@AVFCOfficial/X)
JawaPos.com–Harapan Aston Villa untuk terus bersaing di jalur perebutan gelar juara Premier League musim ini harus terhambat. Skuad asuhan Unai Emery itu dipaksa menyerah 0-1 oleh Brentford yang bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama.
Dilansir dari ESPN (1/2), Aston Villa sebenarnya memulai laga dengan inisiatif menyerang yang tinggi. Tammy Abraham yang menjalani laga keduanya bersama Villa setelah pindah dari Roma, hampir mencetak gol pada menit ke-15.
Namun, sepakannya setelah menerima umpan matang Morgan Rogers masih mampu diamankan kiper The Bees Caoimhin Kelleher.
Pada menit ke-42, Kevin Schade menerima kartu merah langsung setelah dianggap melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang Matty Cash saat keduanya terlibat kontak fisik. Unggul jumlah pemain seharusnya menjadi keuntungan bagi Villa, tetapi yang terjadi justru sebaliknya.
Hanya berselang empat menit setelah pengusiran Schade, Brentford justru mengejutkan tuan rumah dengan membuka gol. Melalui serangan balik cepat yang diawali bola panjang Kristoffer Ajer, Dango Ouattara berhasil merangsek ke kotak penalti.
Meski tembakan pertamanya sempat diblok, Ouattara dengan sigap langsung menyambar bola muntah dan menendangnya ke sudut atas gawang dan membuat skor berubah 1-0.
Memasuki babak kedua, Aston Villa langsung mengepung pertahanan lawan. Pada menit ke-49, stadion bergemuruh saat Tammy Abraham berhasil menyambar bola rebound hasil tembakan Jadon Sancho yang gagal ditepis sempurna Kelleher.
Sayangnya, saat wasit Paul Tierney melakukan peninjauan VAR selama lebih dari tiga menit, gol itu dianulir. Wasit menganggap bola itu telah keluar dari garis lapangan (out of play) di area pertahanan Villa sendiri saat Leon Bailey menguasai bola, sekitar 19 detik sebelum gol terjadi.
Keputusan itu membuat para pemain dan staf pelatih Villa protes keras karena wasit dianggap terlalu jauh menarik mundur kejadian. Peluang emas pada menit ke-90 melalui Leon Bailey yang sudah berhadapan dengan gawang pun gagal membuahkan hasil karena bola melambung di atas mistar.
Skor 1-0 untuk Brentford pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dilansir dari Sky Sports, Emery tampak kecewa dan menilai hasil laga itu tidak mencerminkan apa yang terjadi di lapangan.
“Saya pikir ini tidak adil. Wasit tidak melihatnya (secara langsung),” tegas pelatih asal Spanyol itu.
Meskipun demikian, Emery mencoba bersikap profesional dalam menanggapi insiden VAR yang menganulir gol Tammy Abraham.
“Mungkin ada banyak aksi dan situasi yang bisa mengubah sebuah gol. Saya menerima sepenuhnya. Bagi saya ini tidak adil, tetapi saya tetap menerimanya,” kata Emery.
Meskipun saat ini Aston Villa masih bertengger di tiga besar klasemen sementara Premier League, jarak mereka dengan Arsenal saat ini semakin jauh dengan selisih 7 poin. Sementara itu, Brentford duduk di posisi ketujuh dengan 36 poin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
