Karim Benzema dikabarkan menolak bermain untuk Al-Ittihad setelah merasa janji kontrak klub tak ditepati. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar soal masa depannya di Liga Pro Saudi.
JawaPos.com - Masa depan Karim Benzema di Liga Pro Saudi kini berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian.
Penyerang asal Prancis itu dilaporkan menolak untuk terlibat dalam laga terakhir Al-Ittihad melawan Al Fateh, sebuah keputusan yang langsung memicu spekulasi besar soal kelanjutan kariernya di Timur Tengah.
Benzema hijrah ke Arab Saudi pada 2023, menutup perjalanan panjang selama 14 tahun bersama Real Madrid. Namun, masa baktinya di Al-Ittihad tampaknya tak akan berlangsung lama.
Kontrak sang striker akan berakhir pada Juni mendatang, dan tanda-tanda perpisahan mulai terlihat semakin jelas.
Al-Ittihad sendiri menjalani musim yang jauh dari kata ideal. Setelah 18 pertandingan, mereka terdampar di posisi keenam klasemen.
Saat Benzema hanya duduk di pinggir lapangan pada laga Kamis (29/1), timnya harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Al Fateh—hasil yang semakin menegaskan absennya sosok krusial di lini depan.
Melansir Give Me Sport, situasi Benzema kemudian diperjelas Fabrizio Romano, yang membenarkan laporan media Prancis bahwa sang pemain kecewa dengan tawaran kontrak terbaru dari klub. Kekecewaan inilah yang disebut menjadi alasan utama Benzema memilih menepi.
"Karim Benzema menerima proposal kontrak baru dari Al-Ittihad yang bukan seperti yang dia harapkan. Benzema merasa janji-janji yang datang dari klub sejak musim panas lalu berbeda dengan janji-janji terkait kontrak baru," ungkap Romano.
Lebih lanjut, detail proposal tersebut terungkap dan langsung mengundang tanda tanya. Al-Ittihad dikabarkan menawarkan perpanjangan kontrak dengan skema yang terbilang ekstrem.
"Proposal kontrak yang dia terima adalah untuk tetap berada di klub dan menandatangani kesepakatan baru setelah Juni 2026, ketika kontraknya berakhir. Tetapi, pada dasarnya, dia bermain secara gratis tanpa uang tambahan, hanya dibayar hak citranya segera."
Romano menegaskan bahwa opsi tersebut sama sekali tidak menarik bagi Benzema.
"Jadi, inilah struktur kontrak baru yang diusulkan oleh Al-Ittihad. Karim Benzema tidak akan menerima solusi ini. Jadi, yang terjadi adalah Benzema dalam 24 jam terakhir menyampaikan bahwa dia tidak ingin menjadi bagian dari skuad untuk pertandingan ini."
Penolakan ini terasa kontras dengan kontribusi Benzema di lapangan. Musim lalu, ia mencatatkan 30 kontribusi gol—21 gol dan sembilan assist—serta menjadi bagian penting dari tim yang meraih gelar juara liga. Musim ini pun ia masih produktif, dengan 16 gol di semua kompetisi.
Di luar lapangan, status Benzema juga masih berada di level elite. Ia merupakan pemain dengan bayaran tertinggi ketiga di dunia sepak bola. Namun, tingginya nilai kontrak justru menjadi sumber friksi baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022