
Newcastle United berhasil tahan imbang PSG di Liga Champions. (X/@PSG_English)
JawaPos.com - Bertanding di Stadion Parc des Princes pada Kamis (29/1), Paris Saint-Germain (PSG) dan Newcastle United harus puas berbagi poin setelah mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1.
Meskipun mendominasi jalannya laga, skuad asuhan Luis Enrique gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Dilansir dari ESPN, Kamis (29/1), PSG langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan.
Laga baru berjalan satu menit, tetapi wasit langsung memberikan penalti kepada tuan rumah setelah pemain Newcastle Lewis Miley melakukan handball di area terlarang.
Namun, Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangan kaki kanan Dembele ke arah pojok bawah berhasil dibaca dengan sempurna oleh Nick Pope. Meski gagal melalui penalti, PSG tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan.
Pada menit kedelapan, Vitinha sukses mencatatkan namanya di papan skor. Melalui serangan yang dibangun Khvicha Kvaratskhelia, Vitinha melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kanan bawah gawang Newcastle.
Petaka bagi PSG muncul pada menit ke-22 ketika bintang mereka Khvicha Kvaratskhelia harus ditarik keluar lapangan akibat cedera.
Luis Enrique kemudian memasukkan Desire Doue untuk menjaga intensitas serangan. Namun, kehilangan Kvaratskhelia tampak sedikit mengurangi kreativitas lini depan Les Parisiens.
Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Newcastle United yang terus ditekan justru berhasil mencuri gol.
Dan Burn mengirimkan umpan sundulan yang disambut dengan tandukan akurat oleh Joe Willock pada menit ke-45+2 dan mengubah skor menjadi 1-1 sebelum babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, PSG terus menggempur pertahanan The Magpies. Luis Enrique mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan Goncalo Ramos dan pemain muda Senny Mayulu.
Vitinha dan Dembele berkali-kali melepaskan tembakan ke arah gawang, tetapi Nick Pope tampil bak tembok kokoh dengan serangkaian penyelamatan pentingnya.
Pelatih Newcastle Eddie Howe pun merespons dengan strategi bertahan. Masuknya Harvey Barnes dan Anthony Gordon di pertengahan babak kedua cukup membantu tim tamu dalam meredam agresivitas bek sayap PSG Achraf Hakimi dan Nuno Mendes.
Hingga tambahan waktu empat menit di babak kedua berakhir, kedudukan imbang 1-1 tetap tidak berubah.
Usai laga, Luis Enrique mengaku puas dengan performa timnya di babak pertama, meski menyesali hasil akhir.
“Kami memulai laga dengan sangat positif. Kami memang gagal penalti, tapi kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak lebih dari satu gol,” ujar Enrique dilansir dari laman resmi klub.
Enrique juga menyoroti gol balasan Newcastle yang meruntuhkan momentum timnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
