
Jude Bellingham ungkap kekecewaan Real Madrid kalah lawan Benfica di Liga Champions. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Kekalahan menyakitkan Real Madrid dari Benfica di Lisbon meninggalkan rasa frustrasi mendalam. Gagal mengamankan tiket langsung ke delapan besar Liga Champions, Madrid kini harus menjalani babak play off 32 besar.
Jude Bellingham menjadi salah satu pemain yang paling vokal menyuarakan kekecewaan tersebut. Melansir Defensa Central, berbicara seusai laga, gelandang asal Inggris itu tak menutupi rasa kesal terhadap cara Real Madrid kalah dari Benfica di Liga Champions.
Jude Bellingam mengakui bahwa Real madrid tidak siap menghadapi pertandingan lawan Benfica. “Jelas, kalah seperti ini sangat mengerikan. Sejujurnya, kami tidak mengharapkan pertandingan seperti ini,” ujar Bellingham.
Bellingham juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukan sekadar soal satu atau dua momen, melainkan gambaran dari banyak aspek yang perlu dibenahi. Dia menilai Real Madrid masih memiliki pekerjaan rumah yang terlalu besar jika ingin bersaing di level tertinggi.
“Kita harus meninjaunya lagi. Gol-gol yang telah kita kebobolan, hal-hal yang telah terjadi... Saya tidak punya banyak hal lagi untuk dikatakan. Saya tidak tahu harus berpikir apa, tetapi ini tidak terlihat bagus,” ungkap dia dengan nada kecewa.
Menurut Bellingham, salah satu faktor penentu dalam pertandingan tersebut adalah intensitas permainan Benfica. Tim tuan rumah tampil jauh lebih agresif dan dominan dalam duel-duel krusial, sesuatu yang gagal ditandingi Real Madrid.
“Mereka 100 persen lebih agresif, itu salah satu hal yang terjadi, mereka memenangkan semua bola 50/50 dan kami tidak mampu melakukan hal-hal mendasar yang biasanya kami lakukan dengan baik,” jelas Bellingham.
Real Madrid dikenal memiliki kualitas individu yang mampu mengubah pertandingan dari situasi sulit. Namun, di laga ini, hal tersebut tak terlihat. Bellingham menilai bahwa kreativitas tanpa intensitas tidak cukup untuk menundukkan Benfica.
“Terkadang kami bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan, tetapi dalam pertandingan ini kami tidak mampu memanfaatkannya,” lanjut Bellingham.
Kekalahan di Lisbon menjadi malam yang memunculkan pertanyaan besar tentang kesiapan Real Madrid untuk melangkah jauh di kompetisi yang selama ini identik dengan klub tersebut.
“Kita harus terus mempertahankan pendekatan mental ini untuk pertandingan mendatang,” tandas Bellingham.
Hasil ini nyaris tak meninggalkan sisi positif bagi tim asuhan Arbeloa. Real Madrid harus segera bangkit.
Babak play-off menanti, dan seperti yang tersirat dari kata-kata Bellingham, tidak ada ruang lagi untuk kehilangan fokus, intensitas, atau mentalitas juara.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
