Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Januari 2026 | 00.07 WIB

Kata-Kata Jude Bellingham usai Real Madrid Tumbang dari Benfica di Liga Champions

Jude Bellingham ungkap kekecewaan Real Madrid kalah lawan Benfica di Liga Champions. (ig @realmadrid) - Image

Jude Bellingham ungkap kekecewaan Real Madrid kalah lawan Benfica di Liga Champions. (ig @realmadrid)

JawaPos.com-Kekalahan menyakitkan Real Madrid dari Benfica di Lisbon meninggalkan rasa frustrasi mendalam. Gagal mengamankan tiket langsung ke delapan besar Liga Champions, Madrid kini harus menjalani babak play off 32 besar. 

Jude Bellingham menjadi salah satu pemain yang paling vokal menyuarakan kekecewaan tersebut. Melansir Defensa Central, berbicara seusai laga, gelandang asal Inggris itu tak menutupi rasa kesal terhadap cara Real Madrid kalah dari Benfica di Liga Champions. 

Jude Bellingam mengakui bahwa Real madrid tidak siap menghadapi pertandingan lawan Benfica. “Jelas, kalah seperti ini sangat mengerikan. Sejujurnya, kami tidak mengharapkan pertandingan seperti ini,” ujar Bellingham.

Bellingham juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukan sekadar soal satu atau dua momen, melainkan gambaran dari banyak aspek yang perlu dibenahi. Dia menilai Real Madrid masih memiliki pekerjaan rumah yang terlalu besar jika ingin bersaing di level tertinggi.

“Kita harus meninjaunya lagi. Gol-gol yang telah kita kebobolan, hal-hal yang telah terjadi... Saya tidak punya banyak hal lagi untuk dikatakan. Saya tidak tahu harus berpikir apa, tetapi ini tidak terlihat bagus,” ungkap dia dengan nada kecewa.

Agresivitas Benfica Jadi Pembeda

Menurut Bellingham, salah satu faktor penentu dalam pertandingan tersebut adalah intensitas permainan Benfica. Tim tuan rumah tampil jauh lebih agresif dan dominan dalam duel-duel krusial, sesuatu yang gagal ditandingi Real Madrid.

“Mereka 100 persen lebih agresif, itu salah satu hal yang terjadi, mereka memenangkan semua bola 50/50 dan kami tidak mampu melakukan hal-hal mendasar yang biasanya kami lakukan dengan baik,” jelas Bellingham.

Real Madrid dikenal memiliki kualitas individu yang mampu mengubah pertandingan dari situasi sulit. Namun, di laga ini, hal tersebut tak terlihat. Bellingham menilai bahwa kreativitas tanpa intensitas tidak cukup untuk menundukkan Benfica.

“Terkadang kami bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan, tetapi dalam pertandingan ini kami tidak mampu memanfaatkannya,” lanjut Bellingham.

Kekalahan di Lisbon menjadi malam yang memunculkan pertanyaan besar tentang kesiapan Real Madrid untuk melangkah jauh di kompetisi yang selama ini identik dengan klub tersebut.

“Kita harus terus mempertahankan pendekatan mental ini untuk pertandingan mendatang,” tandas Bellingham.

Hasil ini nyaris tak meninggalkan sisi positif bagi tim asuhan Arbeloa. Real Madrid harus segera bangkit.

Babak play-off menanti, dan seperti yang tersirat dari kata-kata Bellingham, tidak ada ruang lagi untuk kehilangan fokus, intensitas, atau mentalitas juara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore