
John Heitinga. (Istimewa)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur menambah menunjuk John Heitinga sebagai asisten pelatih dalam jajaran kepelatihan Thomas Frank. Meski tak datang dengan sorotan besar, kehadiran mantan bek Ajax dan timnas Belanda itu dinilai membawa dampak signifikan, terutama dalam pengembangan pemain dan perbaikan struktur permainan Spurs.
Heitinga bergabung pada akhir 2025, menggantikan Matt Wells yang memilih menerima tawaran sebagai pelatih kepala Colorado Rapids di MLS.
Di Tottenham, ia menjadi bagian dari trio assistant pelatih bersama Justin Cochrane dan Andreas Georgson.
Pembagian tugas pun jelas Cochrane menangani bagian menyerang, Georgson fokus pada situasi bola mati, sementara Heitinga dipercaya memimpin aspek pertahanan.
Penunjukan Heitinga datang di tengah kebutuhan Tottenham untuk memperbaiki keseimbangan tim.
Di bawah Thomas Frank, Spurs kerap menuai kritik karena permainan menyerang yang belum konsisten, serta pertahanan yang masih rentan, terutama saat menghadapi transisi cepat lawan.
Meski memiliki lini belakang berpengalaman dan dua gelandang bertahan, Tottenham masih sering kebobolan dari luar kotak penalti.
Di sinilah peran Heitinga dianggap krusial. Dengan latar belakang sebagai bek tengah dan pengalaman kepelatihan di Ajax serta Liverpool, ia dikenal sebagai pelatih yang detail, komunikatif, dan kuat dalam sesi latihan.
Pendekatannya menekankan pemahaman taktik, penempatan posisi, serta kesadaran bahwa setiap keputusan pemain berdampak pada keseluruhan struktur tim.
“Dia tambahan yang sangat bagus untuk tim,” ujar Kevin Danso usai kemenangan 2-0 Tottenham atas Borussia Dortmund di Liga Champions dikutip nytimes.com.
“Pengalamannya luar biasa dan dia tahu bagaimana menjaga semua pemain tetap sejalan dengan rencana pelatih.”
Nama Heitinga memang sempat menjadi sorotan ketika ia menerima jabatan pelatih kepala Ajax pada 2025.
Namun periode tersebut berakhir singkat setelah hasil buruk di Eredivisie dan Liga Champions. Meski begitu, reputasinya sebagai pelatih lapangan dan pengembang talenta tetap tinggi di mata banyak klub Eropa.
Salah satu bukti kapasitasnya adalah peran Heitinga dalam perkembangan sejumlah pemain muda.
Di Ajax, ia membantu transformasi bek Youri Baas melalui pendekatan individual dan pembahasan taktik mendalam.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
