Jose Mourinho hukum pemain Benfica dengan tidur di kamp. (X/@SLBenfica)
JawaPos.com - Kekalahan mengejutkan Benfica di semifinal Taca da Liga berbuntut panjang. Pelatih Jose Mourinho dikabarkan sangat marah dan memberikan hukuman keras kepada anak asuhnya setelah disingkirkan Braga.
Ambisi Benfica untuk mengangkat trofi Taca da Liga musim ini harus kandas secara menyakitkan. Alih-alih merayakan kemenangan, para pemain As Aguias justru harus menghadapi hukuman pahit dari sang pelatih.
Dilansir dari ESPN, Benfica dipastikan tersingkir dari kompetisi setelah menyerah 1-3 dari Braga dalam laga semifinal Taca da Liga yang digelar di Leiria pada Kamis (8/1).
Benfica sempat tertinggal 0-2 di babak pertama sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan hanya mencetak satu gol lewat tendangan penalti Vangelis Pavlidis pada menit ke-64.
Hasil itu memicu kemarahan besar Mourinho yang baru menjabat sebagai pelatih Benfica sejak September 2025.
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Mourinho secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya. Pelatih berusia 62 tahun itu menegaskan bahwa seluruh skuad tidak diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Para pemain diperintahkan untuk menginap di pusat latihan klub yang berlokasi di Seixal selama beberapa hari ke depan agar para pemain memiliki waktu untuk refleksi dan merenungkan kegagalan mereka.
“Berhubung kita mengira akan bermain di final, (maka) kita tidak akan pulang ke rumah, kita akan pergi ke Seixal. Para pemain akan tidur di Seixal dan besok ada latihan, lalu lusa juga ada latihan," ujar Mourinho.
Mantan pelatih Manchester United itu bahkan melontarkan pernyataan pedas mengenai harapannya terhadap kondisi psikologis para pemain.
“Saya berharap para pemain tidur sama seperti saya, yang artinya tidak tidur sama sekali. Itulah keinginan saya untuk mereka agar mereka tidak tidur dan banyak berpikir, seperti yang akan saya lakukan,” tambah Mourinho.
Saat ini, posisi Benfica di klasemen Primeira Liga juga sedang berada dalam tekanan. Mereka tertahan di peringkat ketiga dan tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen FC Porto.
Oleh karena itu, masa isolasi di Seixal dilakukan sebagai upaya darurat Mourinho untuk menyelamatkan sisa musim Benfica melalui perubahan sikap para pemainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022