
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Istimewa)
JawaPos.com-Ruben Amorim sebut sekarang adalah waktu yang tepat bagi Manchester United untuk mengubah formasi mereka. Dia menegaskan tidak akan ada jalan kembali bila menuruti tekanan media untuk melakukan lebih awal.
Ruben Amorim menuai kritik keras karena menolak untuk beralih dari formasi 3-4-3 selama 12 bulan pertama di Old Trafford. Itu mengakibatkan Manchester United finis di posisi ke-15 Liga Inggris dan menelan kekalahan memalukan di final Liga Europa melawan Tottenham.
Manchester United telah menunjukkan tanda-tanda peningkatan di musim 2025/2026. Mereka akan menghadapi Wolves pada Rabu (31/12) pukul 03.15 WIB. Bila mendapatkan tiga poin, dapat mengangkat skuad Ruben Amorim ke empat besar.
Manchester United kehilangan beberapa pemain kunci. Bryan Mbeumo dan Amad Diallo membela tim nasional mereka di Piala Afrika, sementara kapten Bruno Fernandes absen karena cedera hamstring.
Manchester United menggunakan sistem 4-2-3-1 saat menang 1-0 atas Newcastle United pada Boxing Day. Ruben Amorim berharap mereka dapat menggunakan periode ini untuk membiasakan diri dengan formasi baru tersebut.
"Ketika saya datang ke sini musim lalu, saya mengerti mungkin saya tidak memiliki pemain yang mampu bermain bagus dalam sistem itu, tetapi itu adalah awal dari sebuah proses. Kami sedang berusaha membangun identitas," papar Ruben Amorim.
"Saat ini situasinya berbeda. Kami tidak memiliki banyak pemain, dan kami perlu beradaptasi, jadi mereka mengerti mengapa kami melakukan perubahan. Ini bukan karena tekanan dari kalian, atau dari para penggemar," tandas Ruben Amorim.
Pelatih asal Portugal tersebut mengatakan, perubahan formasi dilakukan karena tekanan media atau penggemar itu akan menjadi akhir baginya.
"Ketika Anda terus-menerus berbicara tentang mengubah sistem, saya tidak bisa berubah karena para pemain akan mengerti bahwa saya berubah karena Anda, dan saya pikir itu adalah akhir bagi seorang manajer," tandas Ruben Amorim.
"Saat bermain bagus dengan sistem kita, saat itulah kita harus melakukan perubahan. Kami akan menjadi tim yang lebih baik karena ketika semua pemain kembali, kami tidak akan selalu bermain dengan tiga pemain bertahan," ucap Amorim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022