
Xabi Alonso (Instgram.com/realmadrid)
JawaPos.com - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menjelaskan bahwa harapan Kylian Mbappé untuk membuat sejarah klub bukanlah hal yang ada di pikirannya menjelang pertandingan Copa del Rey melawan Talavera pada hari Kamis (18/12) pukul 03.00 WIB.
Mbappé telah mencetak 56 gol untuk Los Blancos pada tahun 2025. Jika ia mencetak tiga gol lagi sebelum akhir tahun, ia akan menyamai rekor klub Cristiano Ronaldo sebanyak 59 gol, yang dicetak pada tahun 2013.
Namun, karena Mbappé masih mengalami cedera lutut yang membuatnya absen dari kekalahan Liga Champions pekan lalu melawan Manchester City, Alonso mengambil pendekatan yang hati-hati, meskipun bintang Prancis itu tampil dan mencetak gol dalam kemenangan atas Alaves.
Ketika ditanya tentang harapan Mbappé untuk melampaui rekor Ronaldo, dan apakah itu berarti sang striker akan bermain melawan Talavera, Alonso mengatakan: "Sama sekali tidak, itu belum dibahas."
"Topik itu belum pernah dibahas. Kami selalu memikirkan pertandingan dan keputusan terbaik untuk menurunkan tim terbaik di setiap pertandingan."
Gol Mbappé melawan Alaves membawanya mengoleksi 48 gol LaLiga untuk Madrid dalam 51 pertandingan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Jika Mbappé mencetak dua gol dalam tujuh penampilan LaLiga berikutnya, ia akan melampaui Luis Suárez dan berada di posisi kedua sebagai pemain tercepat yang mencapai 50 gol dalam kompetisi ini di abad ke-21, di belakang Ronaldo (51 pertandingan).
Dan bahkan jika Mbappé tidak bermain melawan Talavera, dia masih memiliki satu pertandingan LaLiga lagi sebelum Madrid mengambil jeda musim dingin, dengan Los Blancos menjamu Sevilla.
Sementara itu, Alonso sedikit mengurangi tekanan yang selama ini membebani pundaknya dengan memimpin kemenangan atas Alaves.
Seandainya Madrid gagal meraih tiga poin dalam pertandingan itu, muncul kabar bahwa pelatih asal Spanyol tersebut akan dipecat hanya enam bulan setelah mengambil alih posisi dari Carlo Ancelotti.
Mengenai hubungannya dengan dewan klub, Alonso mengatakan: "Situasinya tetap sama. Kami menjaga komunikasi yang baik. Kami bersama-sama dalam hal ini, masing-masing dengan perannya."
"Xabi yang datang pada bulan Juni tidak sama dengan Xabi yang sekarang. Saya telah belajar banyak hal, saya harus menyesuaikan beberapa hal tentang diri saya, dan telah terjadi perkembangan. Itu normal, kita berevolusi. Dan yang penting adalah evolusi itu menuju ke arah yang lebih baik. Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022