
Pelatih PSG Luis Enrique. (Instagram.com/psg)
JawaPos.com-Luis Enrique yakin lawan Paris Saint-Germain di Liga Champions lebih termotivasi untuk mengalahkan mereka sebagai juara bertahan. PSG akan berhadapan dengan Athletic Club pada laga berikutnya.
PSG telah menang empat kali dan kalah satu kali dari lima pertandingan Liga Champions sejauh ini. Satu-satunya kekalahan mereka dialami saat melawan Bayern Munchen.
Namun, perjalanan mereka di liga Champions tidak selalu mulus meskipun mencetak beberapa gol dengan skor besar. Mereka harus bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Tottenham 5-3 pada pertandingan terakhir.
Menurut superkomputer Opta, PSG adalah favorit ketiga untuk kembali memenangkan Liga Champions musim ini, dengan peluang 14 persen untuk mengangkat trofi. Hanya Arsenal (22 persen) dan Bayern (18 persen) yang dianggap lebih berpeluang menjadi juara.
Luis Enrique meminta timnya untuk waspada sejak peluit pertama dibunyikan jika mereka ingin mempertahankan tempat dalam perebutan delapan tempat teratas liga Champions.
"Tahun ini, lawan kami lebih termotivasi karena kami juara Eropa. Itu motivasi tambahan," ujar Luis Enrique.
"Kita harus menerima kesulitannya, mereka bermain dengan ritme yang sangat fisik dan teknis. Mereka tahu bagaimana bertahan dan menyerang, jadi kita harus siap," imbuh dia.
Dia mengaku masih belum tenang karena belum memenangkan pertandingan. Dia sudah mengatakan ke para pemain bahwa laga lawan Athletic akan sulit.
"Ada banyak pemain muda dinamis yang langsung bermain bagus. Ini akan sulit. Kami harus menampilkan performa yang bagus lawan mereka," tutur Luis Enrique.
"Saya yakin mereka akan memberi tekanan kepada kami sejak awal. Saya tidak tahu berapa banyak skenario yang akan kami hadapi. Mereka mempermainkan hati kami. Kami harus terus melanjutkan apa yang sedang kami lakukan," imbuh dia.
Athletic dan PSG sebelumnya telah bertemu dua kali di kompetisi Eropa. Kedua tim memenangkan pertandingan kandang mereka di babak penyisihan grup Liga Europa 2011/2012.
Namun PSG telah memenangkan 13 pertandingan di Liga Champions pada 2025, jumlah kemenangan terbanyak yang pernah diraih sebuah tim dalam sejarah kompetisi ini (sejak 1992/1993).
Musim ini di kompetisi tersebut, mereka telah mencetak gol terbanyak (19) dan melepaskan tembakan terbanyak (102) menjelang matchday keenam.
Sementara itu, Desire Doue telah kembali dari cedera dan kembali ke dalam skuad. Luis Enrique berharap dia dapat menempatkan pemain sayap itu di lapangan San Mames pada pertandingan nanti.
"Doue sudah kembali, penting bagi kami untuk mengetahui cara mengatur menit bermainnya," kata Luis Enrique.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
