
Pelatih kepala Brighton, Fabian Hurzeler. (Masatoshi Okauchi / Shutterstock Editorial / Profimedia)
JawaPos.com – Fabian Hurzeler menunjukkan kekecewaannya setelah Brighton harus puas hanya bermain imbang melawan West Ham 1–1 di hadapan pendukungnya, Stadion AMEX, pada Minggu (7/12) malam.
Tuan rumah The Seagulls harus tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-73 ketika umpan terobosan Callum Wilson disambut Jarrod Bowen dengan tendangan kaki kirinya dari sudut sempit berhasil menaklukkan Bart Verbruggen yang sebenarnya tampil apik sepanjang laga.
Di sisa menit sebelum waktu berakhir, Brighton terus mengurung tim tamu. Hasilnya datang pada menit ke-91 ketika sepakan keras Georginio Rutter yang dikerumuni bek-bek West Ham menembus gawang The Hammers, skor seri menjadi hasil akhir.
Meski timnya selamat dari kekalahan dan berhasil mengamankan satu poin, Hurzeler tetap mengungkapkan rasa kekecewaannya saat menghadiri konferensi pers setelah pertandingan karena gagal menang melawan tim yang notabene berada di zona merah.
"Masih kecewa karena kami jelas menginginkan lebih dan memang ada lebih banyak peluang dalam pertandingan ini, tetapi kami tidak memenangkan pertandingan di babak pertama. Kami bermain tanpa intensitas, tanpa energi, dan membiarkan pertandingan berlalu begitu saja.
"Ketika kami kebobolan, kami bereaksi terhadapnya dan itu bukanlah cara kami ingin bermain, cara identitas kami bekerja, dan oleh karena itu kami harus bermain lebih baik di lain waktu, tambah juru taktik berusia 32 tahun itu.
"Kami tidak memenuhi harapan pertandingan dengan hidup. Kami memudahkan West Ham (untuk bermain di lapangan). Mereka bertahan dengan blok rendah dan memiliki momen transisi yang baik.
“Persis seperti yang ingin mereka lakukan. Secara keseluruhan, kami tidak memiliki momen kreatif seperti (pertandingan) biasanya," tutup pelatih kepala kelahiran Texas, Amerika Serikat ini.
Pekan selanjutnya pada Sabtu (13/12), The Seagulls akan menghadapi Liverpool yang sedang terpuruk, masih tampil di kandang sendiri, membuka pasukan Hurzeler dan anak asuhannya kembali ke jalur kemenangan memanfaatkan gonjang-ganjing sang juara bertahan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
