
Kylian Mbappe.
JawaPos.com - Kylian Mbappe kembali menjadi pusat perhatian. Setelah tiga pertandingan tanpa mencetak gol, bintang Prancis itu meledak dengan gaya spektakuler saat Real Madrid menang 4-3 atas Olympiacos di Liga Champions.
Empat gol, termasuk hattrick dalam tujuh menit, menjadi bukti bahwa Mbappé masih menjadi mesin gol Los Blancos. Namun, bukan hanya performanya yang menarik perhatian, melainkan juga reaksinya terhadap pertanyaan wartawan setelah pertandingan.
Mbappé Merasa Pertanyaan Wartawan “Buruk”
Rentetan hasil tanpa kemenangan Madrid sebelumnya kebetulan terjadi saat Mbappé juga mandul gol. Hal itu memunculkan perdebatan bahwa Real Madrid terlalu bergantung pada sang penyerang.
Melansir Mundo Deportivo, Mbappé tidak sepakat dengan narasi tersebut. Ketika seorang reporter mengangkat isu "ketergantungan pada Mbappé", ia langsung menunjukkan rasa jengkelnya.
“Anda tidak perlu mengatakan itu. Anda seharusnya mengatakan bahwa Kylian bertanggung jawab atas kemenangan kami. Saya pikir itu pertanyaan yang buruk, tanpa bermaksud tidak menghormati Anda,” kata Mbappé, dikutip dari Mundo Deportivo.
Ia lalu menambahkan bahwa sepak bola tetaplah permainan kolektif.
“Setiap orang punya perannya masing-masing di tim. Peran saya adalah mencetak gol, tapi saya bisa bilang bahwa tanpa pemain lain, kami tidak akan menang,” jelasnya.
“Setiap tim punya pemain yang punya tugas, tapi menurut saya tidak ada ketergantungan atau semacamnya. Saya rasa itu lebih seperti yang dipikirkan jurnalis atau orang luar," tambahnya.
Empat Gol dan Sebuah Prestasi Bersejarah
Dengan empat golnya, Mbappé kini bergabung dengan daftar eksklusif pemain Real Madrid yang pernah melakukan hal serupa di Liga Champions, yakni Alfredo Di Stéfano, Ferenc Puskás, dan Cristiano Ronaldo. Daftar yang tidak main-main.
Meski begitu, tetap saja, Mbappé meresponsnya dengan kerendahan hati.
“Mereka adalah pemain-pemain yang telah meninggalkan jejak di Real Madrid dan merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjadi bagian dari ini, tetapi saya harus berbuat lebih banyak lagi agar orang-orang membandingkan saya dengan ketiganya,” ucap striker asal Prancis tersebut.
Meski sedikit kesal di ruang wawancara, Mbappé tetap menunjukkan satu hal yang tak terbantahkan, bahwa ketika dirinya sedang on-fire, Real Madrid sulit dihentikan. Dan malam di Athena itu menjadi salah satu bukti terbaiknya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022