Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 22.12 WIB

Ben Chilwell Berambisi Kembali Berseragam Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Ben Chilwell. (A. Réau/L - Image

Ben Chilwell. (A. Réau/L

JawaPos.com – Ben Chilwell, mantan pemain Chelsea, mengungkapkan keinginannya untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Inggris. Ia bertekad untuk membuktikan kepada semua orang yang meragukannya bahwa ia masih memiliki kualitas sebagai pesepakbola.

Skuad Chelsea yang sempat mengalami perubahan besar-besaran di bawah kepemilikan BlueCo menjadi sorotan. Tim ini dikenal sebagai "skuad bom" yang terdiri dari sejumlah pemain yang tidak lagi diinginkan, termasuk Chilwell, setelah kedatangan Enzo Maresca di awal musim 2024/2025.

Chilwell meninggalkan Chelsea dengan status pinjaman ke Crystal Palace pada bursa transfer Januari 2025. Ia kemudian kembali ke skuad yang disebut "skuad bomber" pada musim panas sebelum akhirnya bergabung secara permanen dengan Strasbourg.

Pemain berusia 28 tahun ini berkomitmen untuk mengembalikan performa terbaiknya di Liga Prancis. Jika ia berhasil, Thomas Tuchel, mantan manajer yang pernah meraih gelar Eropa pada 2020/2021 bersamanya, telah memberikan sinyal positif untuk peluangnya kembali ke tim nasional Inggris.

"Akan jadi kisah yang luar biasa. Jika saya terpilih ke Piala Dunia setelah saya masuk skuad bomber (Chelsea) dan semua orang tidak menganggap saya sebagai pemain terbaik 12 bulan sebelumnya," ungkap Chilwell kepada BBC Sport.

"Itu akan menjadi jari tengah terbesar bagi banyak orang, yang bagi saya merupakan motivasi. Chelsea jujur kepada saya dan tidak ada rasa dendam, tetapi tentu saja saya punya ego, jadi akan menyenangkan rasanya bisa membuktikan bahwa orang-orang (yang meragukan) salah," tambahnya.

Chilwell juga menyatakan bahwa ia telah berdiskusi dengan Tuchel sejak pelatih tersebut mengambil alih jabatan di Inggris. "Ada yang bilang bahwa (mendapatkan panggilan untuk mewakili Inggris) bukanlah sesuatu yang mustahil," ujarnya.

"Saya tertawa ketika orang-orang menganggap saya pemain tua di usia 28 tahun, saya benar-benar berada di puncak performa. Itulah mengapa Piala Dunia (2026) adalah sebuah ambisi, ada begitu banyak yang harus dicapai," lanjutnya.

Ia menekankan bahwa yang terpenting baginya adalah tampil baik di Strasbourg, tetap sehat, dan berharap kesuksesan akan menyusul. "Jika saya bisa bilang saya sudah memberikan segalanya tetapi tidak mencapainya, itu bukan kiamat. Saya akan tetap menikmati sepak bola, usia saya baru 29 tahun," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore