Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 November 2025 | 02.48 WIB

Presiden Kehormatan Bayern Munchen Heran Bagaimana Barcelona Bisa Punya Banyak Hutang

Presiden Kehormatan Bayern Munchen Heran Bagaimana Barcelona Bisa Punya Banyak Hutang

JawaPos.com - Masa jabatan Joan Laporta saat ini di Barcelona sebagian besar ditujukan untuk mengangkat klub dari kesulitan keuangan yang mereka alami saat ia mengambil alih. Lagipula, klub tersebut sudah terlilit utang sebelum Laporta menjadi presiden.

Melalui revisi gaji yang dinegosiasikan dengan baik, penjualan pemain, dan leverage ekonomi, Laporta berhasil membawa Barcelona kembali ke level kompetitif di lapangan dan mendekati aturan keuangan 1:1, meskipun mereka masih belum mencapai keseimbangan yang dimaksud.

Namun, situasi klub dan cara keluar dari krisis keuangan ini telah memicu perdebatan signifikan akhir-akhir ini. Sementara beberapa pihak mengagumi cara Laporta dalam mengamankan stabilitas, pihak lain tidak melihat gagasannya untuk memanfaatkan pendapatan masa depan demi pendanaan saat ini sebagai ide yang tepat.

Presiden Bayern Bicara

Melansir SPORT, dalam wawancara baru-baru ini, presiden kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness, mengecam Barcelona atas situasi ekonomi mereka dan menegaskan bahwa klub akan menghadapi dampak jauh lebih besar jika berada di liga lain.

"Sungguh absurd mereka punya utang lebih dari €1,3 miliar. Absurd dan tak tertahankan. Dengan utang sebesar ini, di negara mana pun, mereka tidak bisa bermain di Divisi Pertama dengan aman, tanpa konsekuensi," ujar Hoeness.

Ia kemudian mengecam model administrasi Barcelona dan bagaimana ia tidak melihat pengaruh ekonomi yang mereka manfaatkan dengan baik.

"Barça bukanlah model manajemen yang saya bayangkan untuk sebuah klub. Model ini sangat kontras dengan kendali yang kami miliki di Bayern dan dengan kondisi ekonomi kami yang baik, yang seharusnya menjadi contoh bagi klub-klub Eropa."

"Jelas bahwa manajemen yang solid, kriteria ekonomi yang kuat, dan kualitas sportif yang tidak bergantung pada manuver akuntansi yang berisiko," tambahnya, mengacu pada praktik leverage.

Akhirnya, Hoeness berhipotesis tentang apa yang akan terjadi jika Barcelona berada di Bundesliga, dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan diizinkan melanjutkan di divisi pertama.

"Peraturan perizinan Jerman yang ketat dan tekanan audit akan langsung melumpuhkan klub dengan utang sebesar €1,3 miliar,” pungkasnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore