Geoff Morrow tuntut royalty ke Tottenham Hotspur. (@SpursOfficial/X).
JawaPos.com - Thomas Frank menikmati Derbi London Utara pertamanya saat menangani Tottenham Hotspur, dan memperkirakan pertemuan "yang kacau" dengan sang rival Arsenal pada Minggu (23/11) pukul 23.30 WIB.
Tottenham tertinggal delapan poin di belakang pemimpin liga dalam awal musim yang kurang memuaskan di bawah asuhan Frank, meskipun mereka tampil baik di laga tandang musim ini. The Lilywhites adalah satu-satunya tim yang masih tak terkalahkan di kandang lawan di Liga Inggris musim ini (M4 S1).
Mereka memiliki poin terbanyak bersama (13), gol terbanyak bersama (12) dan kebobolan paling sedikit (tiga) dibandingkan tim lain di kandang lawan, dan berharap bisa mengalahkan Arsenal di pertandingan nanti.
Rekor Frank kurang bagus saat pertemuan-pertemuan terakhirnya dengan The Gunners. Sejak memenangkan pertandingan Liga Inggris pertamanya melawan Arsenal pada Agustus 2021, pelatih asal Denmark itu belum pernah menang dalam tujuh pertandingan melawan Arsenal (S2 K5).
Mantan pelatih Brentford tersebut mengakui Spurs masih jauh tertinggal dari rival mereka, meski dirinya yakin bahwa mereka dapat mengganggu Arsenal di depan pendukung mereka sendiri.
"Hal yang menarik adalah mungkin baik Mikel maupun saya menginginkan permainan yang sedikit lebih terkendali, tetapi kemungkinan besar akan berakhir dengan sangat kacau," kata Frank.
"Saya memperkirakan pertandingan yang sulit, tetapi permainan bisa berjalan ke mana saja."
Ini merupakan pertandingan yang didominasi oleh The Gunners, dengan Arsenal hanya kalah satu kali dari 32 pertandingan kandang terakhirnya di Liga Inggris melawan Spurs, yakni kalah 3-2 pada November 2010.
Spurs kalah tujuh kali dari sembilan laga terakhirnya di Liga Inggris melawan Arsenal (M1 S1), jumlah kekalahan yang sama dengan yang mereka derita dalam 25 derby London Utara sebelumnya (M9 S9).
Arsenal juga memenangkan lima dari enam pertandingan Liga Inggris terakhirnya melawan Tottenham (S1), termasuk tiga pertandingan terakhir berturut-turut.
Ini adalah kemenangan terpanjang The Gunners melawan Spurs sejak rentang lima pertandingan antara Januari 1987 sampai Januari 1989, meskipun Frank berharap dialah orang yang dapat membalikkan keadaan.
"Arsenal berada di puncak klasemen, dengan selisih yang cukup jauh," tambah Frank. "Mereka sudah bermain bagus selama beberapa tahun, tetapi kami perlu melakukan segala yang kami bisa untuk membalikkan keadaan."
Tottenham datang ke pertandingan ini dengan bekal hasil imbang 2-2 melawan Manchester United pada pertandingan terakhir, dengan Matthijs de Ligt mencetak gol penyeimbang yang dramatis pada menit ke-96.
Itu adalah pertemuan yang mengingatkan kita pada masa kepemimpinan Ange Postecoglou di klub tersebut, dengan Frank tidak takut untuk kembali menggunakan pendekatan heavy metal saat melawan Arsenal kali ini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
