
Pelatih Portugal Roberto Martinez. (AFP)
JawaPos.com-Roberto Martinez memuji pemain Portugal karena tampil dan menunjukkan kepemimpinan meski tanpa Cristiano Ronaldo. Portugal menang telak 9-1 atas Armenia pada Minggu (16/11) malam.
Ronaldo diusir keluar lapangan saat Portugal kalah 2-0 atas Republik Irlandia. Tim asuhan Martinez merespons dengan cara yang menakjubkan untuk memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026.
Pertanyaan muncul tentang dari mana gol akan datang jika Ronaldo absen, Bruno Fernandes dan Joao Neves keduanya mencetak tiga gol. Renato Veiga, Goncalo Ramos, dan Francisco Conceicao, juga masuk dalam daftar pencetak gol.
Itu adalah hattrick pertama yang dicetak Fernandes untuk negaranya, sementara Neves belum pernah mencetak gol untuk Portugal, yang mengklaim kemenangan terbesar mereka di kualifikasi Piala Dunia.
Martinez memuji timnya karena menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan bahkan tanpa kapten dan pencetak gol terbanyak mereka.
"Ketika kita berbicara tentang pemain secara individu, ini bukan hanya tentang Ronaldo, ini tentang semua orang," kata Martinez.
"Kami punya 10 pemain outfield lagi, jadi totalnya 25, dan mereka semua membawa sesuatu yang berbeda, mereka semua bisa menjadi pemain penting. Ronaldo selalu menjadi bahan opini publik. Ketika dia mencetak gol, orang-orang bertanya apa yang akan kami lakukan saat dia tidak ada, mereka bilang ada ketergantungan," lanjut dia.
"Ketika dia tidak bermain, dan kami menang, pertanyaannya adalah Siapa yang butuh dia. Debat jalanan yang populer itu satu hal, dan persaingan di ruang ganti itu yang lain," tutur Martinez.
"Yang penting adalah memiliki kepemimpinan, Bruno Fernandes, Ruben Dias, Bernardo Silva sangat penting dalam hal itu. Kepemimpinan bukan hanya milik satu pemain, ada beberapa, dan kami mencetak sembilan gol dan memiliki lebih banyak peluang, tetapi kami juga memiliki bek kiri terbaik (Nuno Mendes), yang tidak bermain," sambung dia.
"Pedro Neto bermain di setiap pertandingan sejak Nations League, dan dia tidak bermain. Kami punya banyak pilihan, dan penting untuk menang ketika pemain-pemain penting tidak bersama kami," ucap Martinez.
Portugal akan bermain di Piala Dunia ke-10 mereka tahun depan, dan ketujuh secara berturut-turut, dengan turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di kompetisi internasional besar.
Prestasi terbaik mereka terjadi pada tahun 1966, saat mereka berada di posisi ketiga, tetapi Martinez ingin membawa pulang trofi pada tahun 2026.
"Saya bisa menjelaskannya dengan keinginan untuk memenangkan permainan, dan tidak tahu caranya," tambah Martinez.
Aspek inilah yang membantu mempersiapkan tim untuk Piala Dunia. Ketika lolos ke Euro 2024, tim kurang memiliki ketahanan yang dibutuhkan untuk memenangkan gelar.
"Di Nations League, situasinya berbeda. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk Piala Dunia. Harapannya adalah memberikan segalanya dan menerapkan nilai-nilai rakyat Portugal di lapangan," ujar dia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
