
Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo masih jadi andalan Timnas Portugal. (Bein Sports)
JawaPos.com - Portugal kembali masuk dalam daftar favorit di Piala Dunia 2026. Selain memiliki deretan pemain berkualitas di berbagai lini, kekuatan terbesar tim asuhan Portugal kali ini justru terlihat di sektor tengah.
Performa tiga gelandang mereka, Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves, menjadi alasan mengapa banyak pengamat mulai menempatkan Timnas Portugal sebagai salah satu kandidat kuat juara. Ketiganya datang ke turnamen dengan status berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan: sedang berada dalam performa terbaik.
Bruno Fernandes tetap menjadi sosok paling berpengaruh di lini tengah Timnas Portugal. Gelandang Manchester United itu baru saja menjalani musim luar biasa di Premier League dengan catatan sembilan gol dan 21 assist. Jumlah assist tersebut bahkan mencatatkan rekor baru dalam satu musim kompetisi.
Penampilan konsistennya membuat Bruno dinobatkan sebagai Player of the Season 2025/26. Dia menjadi pemain Manchester United pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak Nemanja Vidic pada 2011.
Di luar statistik, Bruno juga menunjukkan karakter kuat sebagai pemimpin. Dia sempat mendapat tawaran bernilai fantastis dari klub Arab Saudi, Al-Hilal. Namun, di tengah situasi yang tidak sepenuhnya nyaman di Manchester United, Bruno memilih bertahan dan tetap berkompetisi di level tertinggi Eropa.
Sementara itu, Vitinha datang dengan status sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Musim gemilang bersama PSG membuat namanya semakin diperhitungkan.
Gelandang berusia 26 tahun tersebut menjadi bagian penting dalam keberhasilan PSG kembali menjuarai Liga Champions. Pada partai final melawan Arsenal, Vitinha tampil dominan sepanjang pertandingan dan terpilih sebagai Man of the Match.
Meski ditarik keluar pada menit ke-105, dia tetap menjadi pemain dengan jumlah sentuhan, umpan sukses, dan carries terbanyak di laga tersebut. UEFA Technical Observer Group bahkan menilai Vitinha sebagai pemain yang mengendalikan tempo permainan dan menjadi motor utama serangan timnya.
Menariknya, Vitinha tetap menunjukkan sikap rendah hati. Dia secara terbuka mengakui bahwa kaki kirinya masih menjadi kelemahan dan terus berusaha memperbaikinya atas dorongan pelatih Luis Enrique.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022