
Kapten Inter Milan Lautaro Martinez. (Istimewa)
JawaPos.com-Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Lazio di Giuseppe Meazza pada laga lanjutan Liga Italia, Senin (10/11) dini hari.
Nerazzurri membuka keunggulan lewat Lautaro Martinez ketika baru memasuki menit ketiga. Tuan rumah menambah gol selepas jeda lewat Ange Bonny di menit ke-62. Inter memenangi laga 2-0.
Kemenangan ini membawa Nerazzurri ke puncak klasemen dengan 24 poin. Inter punya poin yang sama dengan AS Roma di urutan kedua tapi unggul selisih gol. Sementara, Lazio tertahan di posisi ke-9 dengan 15 poin.
Inter mampu mencetak gol ketika laga baru berjalan tiga menit. Alessandro Bastoni mampu merebut bola dari Gustav Isaksen di sisi kanan pertahanan Lazio.
Dia kemudian memberikan bola ke Lautaro Martinez. Lautaro langsung melepas tembakan yang bersarang ke pojok kiri gawang Lazio.
Lazio yang tertinggal berusaha merespons. Mattia Zacagni menusuk kemudian melepas tembakan. Sepakannya belum menemui sasaran.
Inter punya peluang di menit ke-25. Umpan silang Nicolo Barella bisa disambut sepakan voli dari Petar Sucic. Voli Sucic tapi masih melebar. Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga babak pertama tuntas.
Lautaro membuang peluang untuk mencetak brace selepas jeda. Tembakannya di depan gawang menerima umpan dari Barella masih melambung.
Inter akhirnya bisa mencetak gol kedua di menit ke-62. Umpan Federico Dimarco dari sisi kiri menemui Ange Bonny di depan gawang. Bonny tinggal menyontek bola jadi gol.
Nerazzurri sempat bikin gol melalui Piotr Zielinski dari sebuah serangan cepat. Namun gol ini dianulir VAR karena Dimarco handball saat merebut bola.
Memasuki pertengahan babak kedua, Lazio lebih dominan dalam menyerang. Mereka berupaya memperkecil ketinggalan. Usaha Elang Ibukota hampir membuahkan hasil di menit ke-77.
Mario Gila bisa menanduk bola kiriman tendangan bebas. Yann Sommer mati langkah melihat bola. Sundulan Gila belum berbuah gol karena bola membentur tiang. Inter bisa mempertahankan keunggulan 2-0 hingga laga berakhir.
Ini adalah pertandingan dengan sedikit sekali tercipta peluang di Milan, dengan kedua tim masing-masing melepaskan delapan tembakan, dengan Inter mencatatkan 1,91 gol yang diharapkan (xG) sementara Lazio 0,68.
Martinez telah menjalani empat pertandingan berturut-turut tanpa mencetak gol, tetapi kembali mencetak gol melawan Lazio, yang mana ia kini telah mencetak tujuh gol ke gawang Elang Ibukota sepanjang kariernya (empat di kandang, tiga tandang).
Lautaro Martinez (10 gol pada 2025) adalah pemain keempat dalam sejarah Inter yang mencetak setidaknya 10 gol dalam tujuh tahun kalender Liga Italia berbeda, setelah Alessandro Altobelli (tujuh), Benito Lorenzi, dan Giuseppe Meazza (keduanya delapan).

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
