Brian Brobbey (tengah) jadi pahlawan Sunderland di Stadion of Light, gol akrobatiknya pada menit ke-94 mengguncang Arsenal. (Instagram/@sunderlanfc)
JawaPos.com- Stadion of Light kembali membuktikan diri sebagai salah satu tempat paling angker di Premier League musim ini. Arsenal yang datang dengan catatan sempurna 10 kemenangan beruntun harus puas bermain imbang 2-2 melawan Sunderland, Minggu (9/11).
Kemenangan di depan mata tim asuhan Mikel Arteta buyar ketika Brian Brobbey mencetak gol akrobatik spektakuler pada menit ke-94. Sorak-sorai suporter tuan rumah bergemuruh, seolah atap stadion hampir terangkat sebuah momen yang mencerminkan identitas baru "The Cardiac Black Cats", julukan Sunderland yang dikenal karena gol-gol telatnya.
Musim ini saja Sunderland sudah mencetak tiga gol yang mengubah hasil pertandingan di masa tambahan waktu, dan total lima gol setelah menit ke-90 terbanyak di Premier League. Hebatnya lagi, mereka termasuk di antara tiga tim yang belum pernah kebobolan setelah menit ke-90, sejajar dengan Everton dan Aston Villa.
Di balik performa heroik itu, ada sosok Daniel Ballard, mantan pemain muda Arsenal yang kini menjadi pilar penting Sunderland. Pemain asal Irlandia Utara itu tampil luar biasa mencetak satu gol, memberi satu assist, dan bahkan melakukan blok penyelamatan di garis gawang pada menit-menit akhir. Sebuah malam yang sempurna bagi seorang bek tengah.
Sunderland, yang baru promosi ke Premier League musim ini, terus menolak label tim promosi biasa. Mereka kini bersaing di papan atas dan berpeluang menjadi tim promosi pertama yang finis di 10 besar sejak Leeds United pada musim 2020/2021.
Di sisi lain, Arsenal justru kesulitan tanpa Viktor Gyokeres, yang absen karena cedera. Meski Bukayo Saka dan Leandro Trossard sempat membawa harapan lewat momen-momen brilian, pertahanan rapat Sunderland membuat The Gunners frustrasi. Arsenal memang menciptakan 2,07 expected goals (xG), namun sebagian besar peluang datang dari dua momen saja termasuk gol indah Trossard di menit ke-74 dari luar kotak penalti.
Arsenal kini masih memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin, namun hasil imbang ini membuka peluang bagi Liverpool dan Manchester City yang akan saling berhadapan pada Minggu (9/11) malam. Jika Man City menang, jarak hanya tersisa empat poin menandakan persaingan gelar kembali hidup di Premier League.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022