Arsene Wenger Soal El Clasico: Seperti Pria Dewasa Melawan Anak Laki-Laki
JawaPos.com - Melansir AS, mantan manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, memberikan komentar tajam soal laga El Clasico yang berakhir dengan kemenangan Real Madrid 2-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu.
Wenger memuji organisasi pertahanan dan ketenangan Madrid sebagai kunci utama keberhasilan mereka menaklukkan rival abadinya itu.
Menurut Wenger, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil keberuntungan atau momentum. Ia melihat ada perbedaan besar dalam kematangan fisik dan taktis antara kedua tim.
“El Clasico kemarin seperti duel antara pria dewasa melawan anak laki-laki,” ujar Wenger. “Pertahanan Real Madrid jauh lebih kuat dibanding Barcelona.”
Pelatih asal Prancis itu menambahkan bahwa Madrid tampil dengan keseimbangan luar biasa. Dalam serangan, mereka tampak selalu berpotensi mencetak gol, sedangkan Barcelona terlihat kesulitan menembus pertahanan rapat Los Blancos.
“Barcelona memang banyak menguasai bola, tetapi mereka tidak pernah benar-benar terlihat mampu mencetak gol,” lanjut Wenger.
Baca Juga: Pecahkan Rekor di Liga Inggris, Pep Guardiola Undang Makan Malam Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson
Kemenangan ini menandai kemenangan pertama Real Madrid atas Barcelona dalam lima El Clasico terakhir. Dengan dukungan penuh stadion Bernabeu yang bergemuruh, pasukan xabi Alonso menunjukkan mengapa mereka masih menjadi tim paling berpengalaman di Spanyol.
Barcelona, di sisi lain, tampil dominan dalam penguasaan bola namun kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Lini belakang Madrid yang dikawal Eder Militao dan Dean Huijsen tampil solid, sementara Federico Valverde, Dani Carvajal, dan Alvaro Carreras menjaga keseimbangan permainan di sektor sayap.
Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer panas khas El Clasico langsung terasa. Intensitas tinggi dan adu gengsi membuat pertandingan berlangsung sengit hingga menit terakhir. Bahkan, usai peluit panjang berbunyi, emosi pemain kedua kubu masih memuncak, memunculkan adu argumen di tengah lapangan.
Namun bagi Barcelona, kekalahan ini belum berarti akhir dunia. Mereka kini memang tertinggal lima poin dari Real Madrid di klasemen sementara La Liga, tapi musim masih panjang.
Tim asuhan Hansi Flick telah menunjukkan ketahanan di laga-laga sebelumnya, dan seperti yang sering terjadi di sepak bola Spanyol, momentum bisa berubah dengan cepat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
