
P;eatih Napoli Antonio Conte. (Istimewa)
JawaPos.com-Napoli harus menelan kekalahan telak 2-6 dari PSV Eindhoven dalam lanjutan fase grup Liga Champions musim 2025/26. Hasil itu menjadi pukulan telak bagi pelatih Antonio Conte.
Conte menilai performa timnya jauh dari ekspektasi. Dia juga menyoroti kontribusi para pemain baru yang justru dianggap memperburuk keseimbangan skuad.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Conte mengaku kecewa dengan cara timnya bermain. Secara terbuka, dia menyinggung soal keputusan transfer besar-besaran di musim panas lalu.
Pelatih Italia itu menilai jumlah pemain baru yang datang terlalu banyak hingga mengganggu stabilitas permainan.
“Sembilan rekrutan baru terlalu banyak bagi saya, tapi kami memang harus melakukannya. Tidak perlu putus asa. Masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan,” ujar Conte, dikutip dari The Athletic.
Pelatih asal Italia itu menjelaskan bahwa proses adaptasi dari begitu banyak pemain baru membuat sistem permainan yang dia bangun menjadi tidak solid.
“Kami mendatangkan pemain untuk meningkatkan kualitas, tapi kenyataannya justru membuat struktur permainan kami tidak stabil,” lanjut Conte.
Dia menegaskan, dirinya tidak menyalahkan individu tertentu, tetapi menyoroti bagaimana harmoni antarpemain kini belum terbentuk sepenuhnya. Ketidakseimbangan itu terlihat jelas dalam laga melawan PSV, terutama dalam fase bertahan dan transisi cepat.
“Saya ingin tim ini bermain agresif dan kompak, tapi di lapangan terlihat kebingungan. Transisi kami kacau, koordinasi bertahan buruk, dan itu membuat kami terbuka terhadap serangan cepat lawan. Dalam sepak bola, jika satu bagian tidak berfungsi, seluruh sistem bisa runtuh,” ucap Conte.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022