
Empat laga krusial menjadi penentu bagi Ruben Amorim bersama Manchester United. (Instagram @ruben.amorim.officiel)
JawaPos.com-Pelatih Manchester United Ruben Amorim tengah memasuki periode krusial yang bisa menentukan arah musim timnya. Empat laga besar sudah menanti di depan mata.
Dimulai dengan lawatan ke markas Liverpool akhir pekan ini. Setelah jeda internasional, kemenangan 2-0 atas Sunderland sedikit meredakan tekanan terhadap pelatih asal Portugal itu.
Hasil tersebut menjadi angin segar setelah kekalahan memalukan dari Brentford sepekan sebelumnya. Namun, jalan Amorim untuk tetap bersama Setan Merah masih terjal.
"Ketika kami fokus, berjuang untuk setiap bola, dan bertahan sampai akhir, kami adalah tim yang bagus. Jika tidak, kami akan kalah," ujar Amorim yang dikutip dari laman BBC Sport.
Dukungan datang dari minoritas pemilik klub Sir Jim Ratcliffe, yang menegaskan bahwa Amorim membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk membangun fondasi baru di Old Trafford. Dia mengingatkan publik tentang masa sulit Sir Alex Ferguson pada 1986.
Meski begitu, kesabaran fans tentu memiliki batas setelah melihat performa Setan Merah hingga saat ini belum terlihat ada peningkatan. Melansir dari laman BBC Sport, United saat ini berada di posisi ke-10 klasemen, baru dua kali musim ini mereka menutup pekan di paruh atas tabel.
Sejak Amorim menggantikan Erik ten Hag pada November tahun lalu, Manchester United hanya mencatat 10 kemenangan dari 34 laga Liga Inggris. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka belum mampu meraih dua kemenangan beruntun.
Setelah Anfield, tiga laga berikutnya yaitu melawan Brighton, Nottingham Forest, dan Tottenham, hal ini akan menjadi ujian nyata bagi Amorim untuk membangun kepercayaan publik. Di atas kertas, ini peluang United untuk mengumpulkan poin dan mendekat ke zona Eropa.
Kendati demikian, namun sejarah berkata lain, musim lalu Amorim kalah di ketiganya. Mengutip dari laman BBC Sport, usai kekalahan memalukan dari Brighton di Old Trafford, pelatih berusia 39 tahun itu bahkan meluapkan frustrasi.
"Bayangkan bagaimana rasanya bagi fans Manchester United. Kita mungkin adalah tim terburuk dalam sejarah klub liga Inggris," ujar Amorim.
Kini, pertandingan dengan Liverpool menanti dan bayang-bayang kegagalan musim lalu masih melekat. Meski begitu, Amorim harus membuktikan bahwa proyeknya di Old Trafford bukan sekadar janji panjang.
Empat laga ke depan bisa menjadi titik balik atau justru awal dari akhir perjalanannya bersama Manchester United.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022