
Bintang Brasil Neymar belum menemukan permainan terbaik di klub Santos. (Istimewa)
JawaPos.com-Kembalinya dua mantan bintang besar Amerika Selatan ke klub masa kecil mereka menghadirkan dua cerita yang sangat berbeda. Sementara Neymar masih berjuang menemukan ritme di Santos, Angel Di Maria justru kembali menjadi pusat perhatian di Rosario Central.
Dalam perbandingan yang tak terelakkan, performa Di Maria menjadi cermin bagaimana kepulangan seorang legenda bisa berubah menjadi kebangkitan, bukan sekadar nostalgia.
Ketika pelatih Carlo Ancelotti mengumumkan skuad Brasil untuk tur Asia melawan Korea Selatan dan Jepang, satu nama besar tak disebut sama sekali.
Neymar, yang pernah menjadi simbol selecao modern, kini seolah lenyap dari perbincangan utama. Padahal, beberapa bulan sebelumnya, pertanyaan soal kapan dia akan kembali selalu muncul di setiap konferensi pers.
Jawabannya sederhana namun pahit. Pemain berusia 33 tahun itu belum kembali seperti yang diharapkan.
Cedera lutut kiri yang dialami saat melawan Uruguay pada 12 Oktober 2023 masih meninggalkan bayang panjang. Dua tahun berlalu, tanda-tanda kebangkitan penuh belum juga tampak.
Saat dia kembali ke Santos di awal tahun, ekspektasi melonjak tinggi. Klub yang tengah berjuang di papan bawah Serie A Brasil berharap kedatangan sang bintang bisa memulihkan kejayaan lama.
Namun realitas berkata lain. Santos masih berkutat di atas zona degradasi, dan Neymar belum menunjukkan versi terbaiknya. Gol dari bola mati dan umpan cerdik sempat muncul, tapi kelincahan khasnya, kemampuan menembus lawan dengan sentuhan ringan kini jarang terlihat.
Masalah otot menjadi teman akrab setelah masa absen panjang, dan serangkaian cedera kecil ikut memperlambat pemulihan. Jika semuanya berjalan lancar, Neymar baru akan kembali pada awal bulan depan, menyisakan sedikit waktu untuk membuktikan diri sebelum jeda internasional November.
Di luar itu, hanya ada satu kesempatan lagi pada Maret 2026, sebelum daftar akhir Piala Dunia diumumkan. Waktu terus berjalan, dan setiap pekan terasa seperti ujian terakhir bagi karier internasionalnya.
Kontras yang mencolok datang dari Argentina. Di Maria yang kini berusia 37 tahun, justru menunjukkan sisi lain dari cerita kepulangan.
Setelah 18 tahun berkelana di Eropa bersama Benfica, Real Madrid, Manchester United, Paris Saint-Germain, dan Juventus, dia pulang ke Rosario pada Juli lalu dan langsung menyatu dengan klub lamanya. Sejak debut, Central tak terkalahkan dalam 11 pertandingan dan kini berada di posisi ketiga klasemen Liga Argentina.
Di Maria mencetak gol penalti di dua laga pertama, lalu mengukir momen ikonik dengan gol tunggal dalam derby sengit melawan Newell’s Old Boys.
Dia juga menambahkan gol langsung dari tendangan sudut ke gawang Boca Juniors, sebelum menjadi motor kemenangan 2-1 atas River Plate di Stadion Gigante de Arroyito, stadion yang kini kembali bergemuruh oleh nostalgia dan kebanggaan lokal.
Kunci keberhasilannya bukan hanya kemampuan teknis, tapi juga sikapnya yang rendah hati. Di Maria tidak meminta nomor punggung 10 yang legendaris di klub, melainkan tetap menggunakan nomor 11.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
