
Paulo Dybala tersingkir dari skuad utama AS Roma.
JawaPos.com – AS Roma telah mencapai jeda internasional bulan Oktober dengan gemilang di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, bertengger di puncak klasemen sementara Serie A bersama Napoli dan menemukan kembali kepercayaan diri sebagai raksasa di sepak bola Italia.
Menurut laporan terbaru TuttoMercato, gelombang antusiasme positif yang sedang meningkat di klasemen kemungkinan akan terganggu dengan urusan internal klub mengingat masih ada situasi paling pelik dihadapi bintang Giallorossi, Paulo Dybala, yang memasuki tahun terakhir di Stadion Olimpico.
Musim 2025/2026 adalah empat tahun Dybala bersama tim asal Roma ini dengan nilai kontraknya menjadi salah satu yang termahal di skuad. Pemain asal Argentina ini mendapat gaji bersih EUR 7 juta pertahun atau sekitar EUR 13 juta sebelum pajak.
Kesenjangan gaji ini sangat tampak dalam struktur gaji Giallorossi selama ini, karena rekan-rekan setimnya yang sudah senior seperti Gianluca Mancini, Mario Hermoso, Lorenzo Pellegrini, dan Leon Bailey masing-masing menerima sekitar setengah dari jumlah tersebut.
Melansur dari Football Italia, AS Roma berencana mengurangi biaya gaji sekaligus memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak pemain 31 tahun ini secara jangka panjang mengingat masalah kebugaran terus menghantui kariernya di ibu kota.
Negosiasi dengan Dybala akan membutuhkan kecermatan dari petinggi Roma, dengan klub pastinya harus menyeimbangkan sentimen, nilai, dan kepraktisan seiring sang bintang mendekati fase penentu dalam kariernya.
Di tahun gemilang klubnya saat ini, Dybala baru bermain empat kali dengan total 137 menit, hanya sekali dipercaya menjadi starter oleh Gasperini. Bahkan pemilik nomor punggung 21 ini belum menyumbang satu gol dan asis untuk Giallorossi.
Tidak ada alasan untuk Roma kembali mengharapkan performa dan sumbangan kontribusi yang signifikan kepada mantan pemain Juventus ini, kehadirannya di tim hanya untuk menjadi mentor dan pemimpin tim diruang ganti kepada para pemain-pemain muda.
Matias Soule dan Tommaso Balandzi telah mengambil alih posisi gelandang serang dari Dybala, tetapi dua pemain kretif ini harus menjadikan sang mentor sebagai contoh dari sikap profesional seniornya di dalam dan luar lapangan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
