Persahabatan Altay Bayindir dan Senne Lammes walau bersaing merebutkan tempat utama kiper Manchester United. (PA Wire)
JawaPos.com – Altay Bayındır mengungkap hubungan kuatnya dengan Senne Lammens, meskipun keduanya harus bersaing untuk menjadi penjaga gawang utama Manchester United sepanjang musim 2025/2026.
Dengan dipinjamkannya Andre Onana ke Trabzonspor, Man United menyisakan dua kiper, Bayındır dan Lammens, sebagai pilihan dalam daftar skuad penjaga gawang di Old Trafford. Bayındır memulai awal musim sebagai starter.
Namun, pemain internasional Turki ini melakukan beberapa kesalahan fatal yang berujung dengan rentetan hasil negatif yang diraih Setan Merah dan sejak saat itu posisinya digantikan oleh penjaga gawang asal Belgia (Lammens).
Lammens melakoni debutnya bersama Man United dalam kemenangan krusial 2-0 akhir pekan lalu atas Sunderland. Pemain berusia 23 tahun ini tampil percaya diri serta meyakinkan untuk memastikan posisinya tetap di atas Bayındır dengan sumbangan clean sheet pertamanya.
Bayındır kini menghadapi perjuangan berat untuk merebut kembali posisi starter, tetapi ia memandang persaingan sehat dengan rekrutan baru musim panas Man United ini sebagai hal yang wajar.
"Begitulah caranya (pemain bersaing di sebuah klub), semua orang harus selalu bersama. Kami (Man United) memiliki skuad yang bagus, jajaran penjaga gawang yang bagus, dan kami selalu memberikan semangat di lapangan,” buka mantan kiper Fenerbahce itu.
"Tentu saja, kami berjuang untuk seragam ini (Man United), tetapi secara eksternal, kami memiliki hubungan yang baik, seperti yang kami lakukan dengan Andre (Onana). Dia di Trabzonspor (saat ini) dan performanya juga bagus."
Man United mengawali musim ini dengan kurang mengesankan, hanya mengumpulkan sepuluh poin dari tujuh pertandingan pembuka Liga Inggris. Setan Merah tidak berkompetisi di Eropa tahun ini dan telah menelan tersingkir dari Grimsby Town di Piala Carabao.
"Saya bisa bilang sepak bola adalah soal tim. Semua orang perlu bekerja keras, ya? Semua orang perlu fokus. Dari sisi saya, setiap hari, setelah setiap pertandingan, kami terus meningkatkan diri dan memikirkan apa yang perlu kami tingkatkan," refleksi Bayındır soal performa Man United.
"Setelah pertandingan, kami (semua pemain) akan melakukan analisis. Kami melihat semuanya, bagian mana yang harus diperbaiki. Ketika Anda bisa melakukan rutinitas itu, Anda bisa menjadi lebih baik di setiap pertandingan, karena ini soal pengalaman," tutupnya.
Dengan jumlah pertandingan yang sedikit dan jarang bagi Man United dibandingkan dengan rival-rival mereka lainnya musim ini, Bayındır akan memiliki sedikit kesempatan untuk merebut posisinya kembali dari Lammens.
Ruben Amorim yang juga menanti penyesuaian anak asuhannya juga berharap kekonsistenan datang dari bawah mistar gawang setidaknya membantu Setan Merah lebih aman di lini belakang.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
