
Pelatih Timnas Australia, Graham Arnold, mengatakan bahwa pertandingan Indonesia vs Australia bukan merupakan pertarungan David vs Goliath.
JawaPos.com – Timnas Indonesia menelan kekalahan menyakitkan di tangan Arab Saudi pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Rabu (8/10) waktu setempat. Kevin Diks dan kawan-kawan takluk dengan skor 2-3, sehingga membuat peluang pasukan Garuda sangat kecil untuk menuju ke Piala Dunia 2026.
Tim asuhan Patrick Kluivert sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke-11 melalui sepakan Kevin Diks dari titik putih. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, lantaran tendangan spekulasi Mohammed Waheeb Abu Al Shamat menghujam jala Indonesia kawalan Maarten Paes.
Laga yang berlangsung di Arab Saudi ini membuat anak asuhan Harve Renard tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim berjuluk The Green Falcons ini menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1, usai Feras Albrikan mengonversi tembakan penalti menjadi gol pada menit ke-36.
Beberapa perubahan pemain yang dilakukan oleh Kluivert saat turun minum tidak banyak membuahkan hasil. Arab Saudi bahkan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-62, setelah Feras Albrikan mencetak gol keduanya di laga ini.
Timnas Indonesia akhirnya mencetak gol hiburan di pengujung laga. Wasit menghadiahi tendangan penalti untuk Indonesia pada menit ke-88, dan Kevin Diks kembali melaksanakan tugasnya dengan baik sekaligus mengubah skor jadi 2-3 hingga wasit meniup peluit panjang.
Tugas berat menanti Kluivert jelang laga hidup mati kontra Irak pada Minggu (12/10) dini hari waktu Indonesia barat. Ole Romeny dan kawan-kawan wajib mengantongi tiga poin saat menghadapi Irak pada laga pamungkas di babak kualifikasi ini.
Sayangnya, timnas Indonesia harus menghadapi Irak yang secara peringkat FIFA jauh berada di atas pasukan Garuda. Saat ini Irak berada di posisi ke-58 dunia, sementara Indonesia berada jauh di bawah, tepatnya di posisi ke-119.
Tidak hanya itu, Irak baru saja menunjuk Graham Arnold sebagai pelatih baru demi memperbesar peluang lolos ke Piala Dunia. Pelatih asal Australia ini ditunjuk sebagai nakhoda tim berjuluk Singa dari Mesopotamia pada 9 Mei 2025 yang lalu.
Arnold memiliki catatan apik sejak ditunjuk sebagai pelatih timnas Irak. Ia sudah menangani Irak dalam empat laga, dan mencatatkan hasil manis dengan meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan.
Selain itu, Irak juga sudah tiga pertandingan berturut-turut meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Jalal Hassan dan kawan-kawan berhasil menaklukkan Yordania pada laga kualifikasi Piala Dunia, serta Thailand dan Hong Kong pada laga persahabatan.
Graham Arnold juga tercatat memiliki rekor apik saat menghadapi timnas Indonesia. Lelaki berusia 62 tahun ini merupakan eks pelatih timnas Australia, yang merupakan salah satu lawan timnas Indonesia di babak sebelumnya.
Arnold pernah membawa timnas Australia menyikat habis timnas Indonesia pada babak 16 besar Piala Asia 2023. Saat itu Arnold memimpin Jackson Irvine dan kawan-kawan menang dengan skor 4-0, sekaligus mengamankan tempat ke babak perempat final.
Sementara itu, pertemuan terakhir Arnold dengan Indonesia tidak berakhir semanis laga pertamanya menghadapi pasukan Garuda. Pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026, timnas Indonesia secara mengejutkan menahan imbang Australia dengan skor 0-0 pada laga yang berlangsung di stadion Gelora Bung Karno.
Hasil imbang tersebut membuat Arnold mendapatkan sorotan tajam dari publik sepak bola negeri kanguru. Alhasil beberapa pekan setelah laga tersebut, Graham Arnold memutuskan mundur dari posisinya sebagai pelatih utama timnas Australia.
Arnold sendiri tercatat sebagai pelatih paling lama yang pernah menangani timnas Australia sepanjang sejarah. Ia mengakhiri rezimnya yang sempat berjalan selama 6 tahun, sebelum akhirnya menerima tawaran melatih timnas Irak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022