
Selebrasi Harry Kane usai catatkan rekor 100 gol tercepat seantero Eropa. (Dok. FC Bayern Munchen)
JawaPos.com - Bayern Munich terus menunjukkan taringnya di Bundesliga dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Werder Bremen, Sabtu (27/9) malam. Sorotan terbesar jatuh pada Harry Kane. Di laga tersebut, striker Inggris itu sukses menorehkan rekor bersejarah dengan capaian 100 gol untuk Bayern hanya dalam 104 pertandingan, sebuah pencapaian yang menempatkannya di jajaran elit pencetak gol Eropa.
Kane menjadi pemain tercepat di lima liga top Eropa pada abad ini yang mampu menembus 100 gol untuk satu klub. Rekor itu melampaui laju Cristiano Ronaldo ketika berseragam Real Madrid dan Erling Haaland bersama Manchester City. Ronaldo membutuhkan 105 pertandingan, Haaland 106, sedangkan Kane kini berdiri di puncak daftar dengan catatan 104 laga.
Dominasi Bayern terlihat sejak awal laga di Allianz Arena. Gelandang muda Tom Bischof menjalani debut Bundesliga, sementara Joshua Kimmich kembali mengisi bangku cadangan. Serangan Bayern langsung mengalir, diawali peluang Kane yang sedikit melebar setelah menerima umpan Michael Olise. Tekanan akhirnya terbayar pada menit ke-22 ketika umpan silang Olise disambut Jonathan Tah dan mengenai lutut Luis Diaz sebelum masuk ke gawang Bremen.
Kane nyaris menggandakan keunggulan empat menit kemudian, namun kiper Werder Bremen yang dipinjam dari Arsenal, Karl Hein, melakukan penyelamatan gemilang. Pertahanan Bremen terus digempur. Tembakan Serge Gnabry hanya melebar tipis, dan Marco Friedl harus melakukan blok krusial untuk menahan peluang Kane.
Namun, tak ada yang mampu menghentikan kapten Timnas Inggris itu ketika Friedl dianggap melanggarnya di kotak penalti. Kane mengeksekusi penalti dengan sempurna, mempertahankan rekor 100 persen di Bundesliga. Gol ini sekaligus menjadi yang ke-99 bagi Kane dalam seragam Bayern.
Memasuki babak kedua, Bremen mencoba keluar dari tekanan. Bek kanan Yukinari Sugawara sempat memaksa Manuel Neuer melakukan penyelamatan di tiang dekat. Tetapi dominasi Bayern kembali berbicara di menit ke-65. Diaz melakukan penetrasi lincah di sisi kiri dan mengirim umpan matang yang disambar Kane. Gol ke-100 resmi lahir, membuat stadion bergemuruh dan menandai pencapaian fenomenal sang striker.
Bayern belum berhenti. Diaz dan Olise hampir menambah pundi-pundi gol sebelum Konrad Laimer memastikan skor 4-0 di menit ke-87 lewat umpan debutan 17 tahun, Wisdom Mike. Pelatih Thomas Tuchel memuji ketajaman timnya yang kini mencatat lima kemenangan beruntun di liga, menjaga rekor sempurna awal musim dan memantapkan posisi puncak klasemen Bundesliga.
Bagi Kane, torehan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu finisher paling mematikan di Eropa. Jika Ronaldo dan Haaland sempat menjadi tolok ukur kecepatan mencetak 100 gol, kini catatan mereka resmi tertinggal.
Lebih dari sekadar angka pribadi, kontribusi Kane mengukuhkan Bayern sebagai kekuatan yang sulit ditandingi di Jerman. Dengan formasi serangan yang semakin padu dan ketajaman striker andalan yang belum menunjukkan tanda melambat, Die Roten tampak siap melanjutkan dominasi Bundesliga dan kembali menantang di panggung Eropa.
Jika laju ini bertahan, Bayern Munich bukan hanya menegaskan supremasi domestik, tetapi juga memberi pesan keras kepada para pesaing di Liga Champions: Bersama Harry Kane, mereka kini memiliki mesin gol yang bahkan Cristiano Ronaldo dan Erling Haaland pun telah terlampaui kecepatannya!
