Ousmane Dembele (Instagram @equipedefrance)
JawaPos.com – Ousmane Dembele menorehkan sejarah dengan meraih Ballon d’Or 2025 setelah perjalanan panjang penuh tantangan dan kebangkitan.
Kariernya menunjukkan ketekunan, transformasi, dan komitmen pada kerja sama tim yang akhirnya mengantarnya ke puncak dunia sepak bola.
Berikut 5 hal yang menujukkan perjalanan Dembele menuju gelar bergengsi Ballon d’Or, seperti dilansir dari laman Flashscore pada Senin (23/9).
Dembele menunjukkan bakat luar biasa sejak bermain di Rennes, menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Perpindahannya ke Borussia Dortmund menjadi langkah awal penting yang memperkenalkan kemampuannya di level internasional. Kreativitas dan kecepatan membuatnya menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Bakat alamiah ini menjadi fondasi perjalanan panjangnya di sepak bola profesional.
Kepindahan ke Barcelona membawa ekspektasi tinggi namun disertai cobaan berupa cedera berulang. Meski cedera tersebut sempat mengaburkan citranya, Dembele tidak pernah absen jangka panjang sejak direkrut kembali oleh Xavi pada 2022. Tekadnya untuk bangkit mengajarkan ketahanan dalam menghadapi tekanan besar. Masa sulit ini membentuk mentalitasnya sebagai pemain yang lebih matang.
Dembele menemukan bentuk permainan terbaiknya setelah bergabung dengan Paris Saint-Germain. Kepergian Kylian Mbappe memberinya peran penting sebagai pemimpin lini serang. Pada musim 2024/2025, ia mencetak 35 gol dan berkontribusi besar pada gelar Liga Champions pertama PSG. Performa impresif ini menjadi landasan kuat dalam meraih Ballon d’Or.
Pendekatan Dembele yang tidak mengejar statistik individu menunjukkan fokusnya pada kontribusi tim. Luis Enrique berperan besar dalam mengubah pola pikirnya dan membawanya ke level baru. Reuni penting dengan Barcelona pada perempat final Liga Champions 2024 semakin memantapkan keyakinan diri. Bimbingan pelatih ini menjadi titik balik dalam kariernya.
Dembele resmi menjadi pemain Prancis keenam yang meraih Ballon d’Or, mengikuti jejak legenda seperti Zidane dan Benzema. Penghargaan ini menegaskan ketekunannya dalam mengatasi rintangan dan kritik sepanjang karier. Kesuksesannya membuktikan bahwa kerja sama tim dan pengorbanan diri lebih penting dari sekadar popularitas. Perjalanannya menginspirasi generasi muda tentang arti kegigihan dan dedikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022