Gianluigi Donnarumma saat memenangkan Yashin Trophy dalam Ballon d’Or 2025 (Instagram @donnarumma)
JawaPos.com – Gianluigi Donnarumma mengakui sempat ingin bertahan di Paris Saint-Germain sebelum akhirnya pindah ke Manchester City pada penutupan musim.
Dilansir dari laman Flashscore pada Selasa (23/9), Kiper tim nasional Italia itu sebelumnya menjadi bagian dari skuad PSG yang meraih gelar Liga Champions pertama klub.
Donnarumma menyampaikan pengakuan tersebut saat menghadiri upacara Ballon d’Or dan menerima trofi Yashin sebagai kiper terbaik musim ini.
Donnarumma bergabung dengan PSG dari AC Milan pada tahun 2021 dan telah mencatat berbagai momen berharga di Paris.
Donnarumma mengaku sulit meninggalkan klub karena banyak kenangan positif bersama rekan-rekan setim. Kebersamaan dengan pemain dan staf membuatnya merasa betah selama tiga tahun di klub raksasa Prancis itu.
“Saat Anda mengalami begitu banyak hal baik dan menghabiskan waktu dengan teman-teman, itu tidak mudah,” ujar Donnarumma seperti dikutip pada Flashscore.
Baca Juga: Debut Manis Gianluigi Donnarumma, Catat Cleansheet dan Bantu Manchester City Gilas Tetangga 3-0
Donnarumma menambahkan bahwa dukungan suporter serta hubungan hangat dengan pelatih dan direktur olahraga menjadi alasan kuat untuk tetap tinggal. Namun, keputusan profesional membuatnya memilih langkah baru di Inggris.
Kini, Donnarumma telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Manchester City. Media Inggris melaporkan klub juara Premier League itu membayar EUR 30 juta atau Rp 589 miliar. Ia mengaku langsung disambut hangat oleh seluruh pemain dan staf City.
“Tapi kenyataannya, saya menemukan klub yang luar biasa, dengan pemain-pemain hebat, dan mereka menerima saya seperti keluarga besar,” tambah Donnarumma.
Bagi Donnarumma, sambutan hangat tersebut sangat penting untuk proses adaptasi. Ia menilai lingkungan positif di City menjadi modal besar untuk kariernya ke depan.
Perubahan klub diakui Donnarumma sebagai tantangan berat dalam perjalanan profesionalnya. Ia harus menyesuaikan diri dengan kompetisi baru dan budaya sepak bola Inggris.
Meski demikian, pengalaman sebelumnya di PSG memberinya kepercayaan diri untuk sukses di Premier League.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022