
Pelatih Ange Postecoglou dalam pers konferense di Tottenham Hotspur. (ig magliwe_agnah)
JawaPos.com-Ange Postecoglou dirumorkan diminati Bayer Leverkusen dari Bundesliga dan Fenerbahce dari Liga Turki. Postecoglou baru beberapa bulan berpisah dengan Tottenham Hotspur dan saat ini sedang tidak terikat dengan klub.
Rumor ini bukan sekedar gosip, rumor ini disampaikan oleh jurnalis kenamaan Fabrizio Romano. Postecoglou baru saja mengalami situasi yang menarik dalam perjalannya dengan Spurs.
Pelatih asal Australia tersebut baru saja mempersembahkan trofi Liga Europa untuk Tottenham Hotspur, gelar pertama klub asal London dalam 17 tahun. Namun dia justru dipecat hanya beberapa hari setelah kemenangan 1-0 atas Manchester United di final Liga Europa.
Keputusan ini mengejutkan, mengingat hasil yang diraih Postecoglou bersama klub London tersebut seharusnya menjadi fondasi untuk membangun era baru Tottenham. Namun sepertinya realitas di balik layar kadang lebih kejam daripada hasil di lapangan.
Kini, Postecoglou masuk daftar incaran dua klub yang saat ini kursi kepelatihan sedang bergejolak.
Di Jerman, Leverkusen dalam beberapa tahun terakhir tampil sebagai kekuatan stabil di Bundesliga baru saja kehilangan Erik ten Hag, dan hanya menjalani dua pertandingan liga. Sang pelatih asal Belanda harus angkat koper dengan cepat.
Sementara di Liga Turki, Fenerbahce baru saja memutus hubungan dengan Jose Mourinho usai gagal melaju ke Liga Champions.
Dua mantan pelatih Manchester United ini mengalami pemecatan cepat. Dua kursi kosong dengan satu nama yang mengemuka untuk mengisi, Postecoglou.
Leverkusen saat ini bergerak cepat untuk mengisi kursi kekosongan pelatih. Simon Rolfes, direktur olahraga klub, mengonfirmasi bahwa proses pencarian dilakukan dengan intensif.
Dari sekian nama yang muncul, Postecoglou disebut sebagai kandidat realistis. Alasannya sederhana, dia tidak sedang terikat kontrak.
Hal itu tentu memudahkan negosiasi, terutama dibandingkan nama lain seperti Raul Gonzalez atau pelatih muda Spanyol seperti Claudio Giraldez dan Inigo Perez, yang masih aktif bersama klub masing-masing.
Sementara Fenerbahce mempunyai alasan kuat untuk melirik Postecoglou. Meski klub asal Turki itu hanya akan tampil di Liga Europa, namun mereka tengah membangun kembali proyek ambisius mereka.
Nama besar Mourinho gagal memberikan hasil instan. Manajemen klub diyakini ingin pelatih dengan gaya yang lebih modern, berani, dan terbiasa bekerja dengan skuad campuran pemain muda serta bintang senior, dan Postecoglou memenuhi kriteria tersebut.
Leverkusen yang tampil di Liga Champions musim ini jelas memberikan daya tarik lebih besar bagi pelatih yang baru saja mengangkat trofi Liga Europa. Melanjutkan langkah ke kompetisi antar klub paling elite di dunia tentu menggiurkan.
Sementara Fenerbahce mungkin memberikan tantangan yang berbeda. Yakni atmosfer fanatik liga Turki dan peluang membangun tim dari awal dan mencoba untuk menembus Liga Champions.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
