
Pemain Manchester City Manuel Akanji. (Dok. City)
JawaPos.com-Masa depan bek tengah Manchester City Manuel Akanji, kembali jadi bahan spekulasi di bursa transfer musim panas ini. Pemain asal Swiss itu belakangan dikaitkan dengan kepindahan ke Galatasaray.
Raksasa Turki itu disebut-sebut siap mengajukan penawaran serius. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Akanji lebih memilih bertahan di Etihad Stadium setidaknya untuk satu musim lagi.
Akanji masih memiliki kontrak hingga 2027, tetapi posisinya di tim mulai terancam. Sejumlah bek muda seperti Vitor Reis, Juma Bah, dan Abdukodir Khusanov, terus menanjak performanya. Belum lagi Ruben Dias baru saja menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2029.
Situasi ini membuat banyak pihak menilai karier jangka panjang Akanji di City mulai berada di ujung jalan. Dilansir dari Spoert Mole, Galatasaray disebut sangat serius untuk memboyong Akanji. Klub asal Istanbul itu bahkan dilaporkan bersedia memenuhi banderol yang dipatok Manchester City, yakni 15 juta Poundsterling atau sekitar Rp 300 miliar.
Angka tersebut dinilai cukup realistis untuk seorang pemain berusia 30 tahun dengan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa. Selain Akanji, Galatasaray juga tengah mengincar kiper utama City, Ederson. Kedua nama itu masuk daftar buruan utama klub Turki tersebut demi memperkuat tim menghadapi Liga Champions.
“Galatasaray tengah membidik dua Ederson dan Akanji dari City guna memperkuat tim untuk Liga Champions,” tulis laporan tersebut.
Namun, keinginan Galatasaray tidak sepenuhnya sejalan dengan preferensi pribadi Akanji. Bek yang direkrut dari Borussia Dortmund pada 2022 itu disebut lebih ingin bertahan dan memperjuangkan tempatnya di skuat asuhan Pep Guardiola.
Kabar kepindahan Akanji sempat semakin ramai ketika jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa City dan Galatasaray telah mencapai kesepakatan senilai 15 juta Poundsterling. Akan tetapi, rumor itu segera dimentahkan langsung oleh Akanji melalui unggahan di media sosial pribadinya.
“Tidak tahu apa-apa soal itu,” komentar Akanji di unggahan Fabrizio, sembari menambahkan emoji mengangkat bahu. Komentarnya tersebut, menegaskan bahwa dia belum pernah diajak bicara terkait transfer dan tetap fokus bersama City.
Sikap ini memperlihatkan komitmen Akanji untuk bertahan, meski Guardiola kerap melakukan rotasi. Bahkan pada pekan lalu, saat City mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-0, ia hanya duduk di bangku cadangan, sebelum benar-benar tidak masuk skuat saat timnya kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur.
Pep Guardiola sendiri enggan mengaitkan absennya Akanji dengan rumor transfer. Sang pelatih menyebut bahwa keputusannya murni karena rotasi mengingat padatnya jadwal serta besarnya skuat yang ia miliki musim ini.
Pihak internal klub juga masih melihat Akanji sebagai figur penting di ruang ganti maupun di lapangan. Sejak kedatangannya pada 2022, dia telah tampil 136 kali di semua kompetisi, mencetak lima gol dan membuat tiga assist. Angka itu cukup membuktikan perannya sebagai salah satu bek yang diandalkan Guardiola.
Bagi Akanji, bertahan di City adalah keputusan realistis. Meski persaingan di lini belakang semakin ketat, dia masih punya peluang besar tampil reguler mengingat Guardiola gemar melakukan rotasi. Apalagi, musim ini City kembali menargetkan sapu bersih gelar domestik dan Liga Champions.
Akanji tidak merasa terburu-buru untuk meninggalkan Etihad. Ia yakin masih bisa memberikan kontribusi besar, baik sebagai starter maupun pelapis. Dengan kontraknya yang masih berlaku dua tahun, opsi bertahan satu musim lagi dinilai sebagai langkah aman.
Spekulasi masa depan Manuel Akanji mungkin akan terus bergulir hingga akhir bursa transfer musim panas ini. Namun, semua tanda mengarah pada keputusan sang pemain untuk tetap bertahan bersama Manchester City.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022