Real Madrid berhasil taklukkan Osasuna 1-0 di Santiago Bernabéu pada laga pertama La Liga.
JawaPos.com – Real Madrid memulai musim La Liga 2025–26 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabéu berkat penalti Kylian Mbappé pada babak kedua.
Tiga bek baru, Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, dan Álvaro Carreras, tampil solid di lini belakang.
Sementara debutan muda Franco Mastantuono menyuguhkan energi tambahan di akhir laga.
Baca Juga: Real Madrid vs Osasuna: Xabi Alonso Beri Nilai untuk Penampilan Franco Mastantuono dan Dean Huijsen
Lini Belakang Solid dan Keunggulan Awal
Real membuka pertandingan dengan tekanan tinggi, menguasai penguasaan bola sejak peluit pertama. Pergantian formasi dengan banyak wajah baru di pertahanan tidak mengganggu kelancaran serangan awal.
Osasuna lebih banyak menumpuk pemain di belakang, bermain menunggu ritme tim tuan rumah. Sebuah tembakan jarak jauh hasil dari percobaan Mbappé hampir membuka peluang, namun masih melebar tipis.
Taktik penguasaan penuh Madrid membawa tekanan konsisten dan mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama. Kesempatan muncul lewat kombinasi cepat, meski penyelesaian akhir belum maksimal.
Baca Juga: Xabi Alonso Beri Penilaian Jujur atas Penampilan Real Madrid di Laga Pembuka Melawan Osasuna
Mbappé Penalti dan Momentum Pertengahan
Peluit babak pertama berbunyi tanpa gol. Babak kedua dimulai dengan intensitas meningkat. Pada menit 51, Mbappé dilanggar dalam kotak penalti dan sang striker dengan tenang mengeksekusi titik putih menjadi gol penentu.
Kemenangan ini memperlihatkan ketajaman Mbappé sebagai eksekutor sekaligus biang keladi gol. Skor memberi momentum mental yang penting di laga pembuka.
Substitusi di babak kedua memberi suntikan energi bagi Madrid. Dilansir dari Reuters, Franco Mastantuono turun lapangan dan langsung menunjukkan ketenangan dalam penguasaan bola serta visi umpan kreatif.
Disiplin Bertahan, Momen Tegang dan Kedewasaan Taktik
Osasuna terus berusaha membalas lewat serangan balik. Namun, ketatnya barisan belakang Madrid membuat banyak peluang teredam dengan disiplin tinggi dari bek baru.
Dilansir dari Managing Madrid, absennya pemain inti seperti Bellingham, Mendy, dan Camavinga memberi ruang bagi pendatang baru unjuk kualitas. Alvaro Carreras dan Dean Huijsen tampil tenang dan konsisten dalam transisi bertahan-ke-menyerang, memperoleh nilai tinggi dari analis.
Drama menjelang akhir laga terjadi ketika Abel Bretones diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Gonzalo García. Pergantian pemain dan suasana tegang menutup laga dengan atmosfer was-was.
Meski begitu, Real Madrid tak kehilangan kontrol. Pertahanan rapat dan kerja kolektif menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Kemenangan impresif di laga pembuka memperpanjang catatan tanpa kalah di pekan pertama La Liga sejak 2008.
Pengamatan terhadap debut: tren positif muncul dari penampilan debutan. Trio pertahanan baru mampu melewati laga berat tanpa kesalahan, sementara Mastantuono menyuntikkan kreativitas yang segar.
Liga baru dimulai dan langkah awal ini menjadi sinyal kuat bagi Xabi Alonso bahwa perpaduan bintang dan pemuda bisa jadi kunci kesuksesan musim ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
