
Xabi Alonso. (Ig @xabialonso)
JawaPos.com - Real Madrid membuka musim La Liga dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna. Meski tiga poin berhasil diamankan, Xabi Alonso tetap memberikan penilaian jujur soal performa timnya, terutama di lini serang.
Dilansir dari Sporting News, Alonso menurunkan trio depan Vinicius Jr., Kylian Mbappé, dan Brahim Díaz. Gol tunggal Madrid lahir di babak kedua, setelah Mbappé dijatuhkan di kotak penalti pada menit ke-50.
Bintang asal Prancis itu sendiri yang mengeksekusi dan sukses membawa tim unggul.
Madrid terus berusaha menambah keunggulan, tapi penyelesaian akhir belum maksimal. Mbappé tetap jadi sorotan positif—mencetak satu gol, menciptakan dua peluang, dan melewati lawan delapan kali.
Sebaliknya, Vinicius sedikit mengecewakan dengan hanya satu tembakan melenceng dan satu dribel sukses.
Alonso Akui Madrid Masih Tumpul di Sepertiga Akhir
Dilansir dari Sporting News, pertahanan Madrid sebenarnya cukup solid. Osasuna hanya bisa melepaskan dua tembakan sepanjang laga. Namun, Alonso mengakui timnya masih kurang tajam ketika sudah mendekati kotak penalti lawan.
“Beberapa aspek sudah bagus, tapi ada juga yang harus ditingkatkan. Jalan masih panjang, tim ini terorganisir dengan baik, hanya saja kami kurang bersemangat di sepertiga akhir lapangan. Peluang nyata sulit tercipta, tapi kemenangan memberi ketenangan pikiran,” ujar Alonso.
Osasuna Bikin Madrid Frustrasi
Menurut Alonso, bukan hanya Madrid yang belum maksimal, tapi juga Osasuna yang tampil disiplin. Mereka bertahan dengan blok rendah, sehingga ruang untuk masuk ke area penalti benar-benar minim.
“Osasuna tampil luar biasa. Sulit menemukan ruang. Kami kurang umpan akhir dan perlu terus meningkatkan diri. Untuk menghadapi blok-blok dalam seperti ini, kami memang belum punya cukup waktu mempersiapkan diri. Kami akan terus berlatih,” tambahnya.
Madrid memang belum tampil meyakinkan sepenuhnya, tapi dengan Mbappé langsung tampil menentukan, para penggemar bisa sedikit tenang. Musim masih panjang, dan Alonso percaya timnya akan segera menemukan ritme terbaik. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
