Gianluigi Donnarumma. (Instagram @psg)
JawaPos.com – Gianluigi Donnarumma, kiper utama Paris Saint-Germain, menghadapi kenyataan pahit setelah pelatih Luis Enrique memutuskan untuk melepasnya menjelang musim baru.
Dilansir dari laman Flashscore pada Jum'at (15/8), Keputusan itu datang meskipun Donnarumma baru saja menyelesaikan musim sensasional, termasuk penampilan gemilang melawan Liverpool di Liga Champions yang membantu PSG meraih trofi pertama mereka di ajang tersebut.
Enrique mengakui bahwa keputusan itu sulit dan sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya, dengan alasan profil kiper yang dibutuhkan tim saat ini berbeda.
Baca Juga: Gianluigi Donnarumma Terancam Tinggalkan PSG Akibat Perselisihan Kontrak dan Keputusan Pelatih
Sejak musim 2020/21, Donnarumma telah mencatat 151 penampilan sebagai starter bersama AC Milan dan PSG. Statistik menunjukkan kekuatan pada sapuan kiper dan akurasi umpan di wilayah sendiri yang mencapai 94,7%.
Namun, kelemahan pada distribusi bola jarak jauh dan penurunan persentase penyelamatan menjadi sorotan. Di Ligue 1 musim 2024/25, persentase penyelamatannya turun ke angka 66,2%, terendah di klub, dibandingkan 81,8% pada musim sebelumnya.
Faktor kontrak juga diyakini memengaruhi keputusan PSG. Donnarumma dikabarkan menginginkan kenaikan gaji hingga 50% dari bayaran mingguannya yang mencapai EUR 244.808 atau Rp 4,6 miliar.
Baca Juga: Manchester City Tertarik Dapatkan Gianluigi Donnarumma Usai PSG Resmi Melepas Kiper Italia Tersebut
Situasi ini menambah ketidakpastian, dan sang kiper pun mengucapkan selamat tinggal melalui media sosial. Di bursa transfer, Manchester United sempat mempertimbangkan merekrutnya, namun fokus pada pembelian pemain lain membuat peluang itu tertutup.
Manchester City muncul sebagai kandidat baru untuk merekrut Donnarumma, meski transfer bergantung pada kepindahan Ederson. Kiper asal Brasil tersebut berada di tahun terakhir kontraknya dan diminati Galatasaray.
Statistik menunjukkan perbandingan yang ketat antara keduanya, meski Donnarumma unggul pada akurasi sapuan, sementara Ederson lebih baik dalam penyelamatan dari luar kotak penalti.
Dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, nasib Donnarumma kini bergantung pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Jika Ederson bertahan di City, peluang kiper asal Italia itu bergabung ke Etihad Stadium bisa tertutup. Situasi ini membuat masa depannya di level tertinggi Eropa masih menjadi tanda tanya besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022