Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 14.59 WIB

Liverpool Resmi Datangkan Giovanni Leoni dari Parma, Antisipasi Kepergian Ibrahima Konate ke Real Madrid

Giovanni Leoni. (Instagram @giovannileonii) - Image

Giovanni Leoni. (Instagram @giovannileonii)

JawaPos.com–Liverpool resmi mencapai kesepakatan untuk mendatangkan bek tengah muda Giovanni Leoni dari Parma. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran akan masa depan Ibrahima Konate yang tengah santer dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid.

Menurut laporan dari Fabrizio Romano, proses transfer Leoni sudah mencapai tahap here we go yang menandakan kesepakatan final telah tercapai. 

Liverpool akan memulai laga perdana Premier League musim ini pada Jumat (15/8), melawan Bournemouth. Musim ini, The Reds tercatat sebagai klub dengan belanja terbesar di liga.

Mereka tidak segan merogoh kocek besar demi memperkuat skuad. Termasuk untuk mendatangkan striker Hugo Ekitike dan gelandang serang Florian Wirtz.

Arne Slot, pelatih kepala Liverpool, awalnya lebih banyak fokus pada lini depan. Namun, performa kurang meyakinkan saat kalah di ajang Community Shield dari Crystal Palace memunculkan kekhawatiran suporter terkait kedalaman lini pertahanan.

Investasi Besar untuk Masa Depan

Fabrizio Romano melaporkan bahwa Liverpool membayar sekitar 30,1 juta Poundsterling atau setara Rp 620 miliar, untuk mendapatkan tanda tangan Leoni. Pemain berusia 18 tahun ini disebut-sebut bisa menjadi penerus Konate di jantung pertahanan.

Konate sendiri masih terikat kontrak hingga 2026, namun dengan sisa satu tahun di kontraknya, Real Madrid dikabarkan mulai memantau situasinya.

Giovanni Leoni telah menunjukkan kematangan luar biasa meski usianya masih muda. Dia tidak gentar menghadapi penyerang papan atas Serie A, termasuk Romelu Lukaku,” tulis Fabrizio.

Meski baru berusia 18 tahun, Leoni telah membuktikan kualitasnya. Musim lalu, dia mencatat persentase kemenangan duel udara sebesar 64,52 persen, tertinggi di antara bek tengah berusia 20 tahun ke bawah di lima liga top Eropa.

Sementara itu, kemenangan duel daratnya mencapai 59 persen, hanya dua persen di bawah catatan Konate. Leoni juga terbiasa bermain di sisi kanan pertahanan, posisi yang sama dengan Konate. Hal ini memudahkan adaptasinya jika ia perlahan dimasukkan ke tim utama.

Selain ancaman hengkangnya Konate, Liverpool juga harus memikirkan masa depan kapten mereka, Virgil van Dijk. Bek asal Belanda itu kini berusia 34 tahun. Musim lalu, Van Dijk dianggap sebagai bek terbaik di Premier League berkat perannya yang vital dalam membawa Liverpool meraih gelar juara.

Menggantikan Van Dijk dengan pemain yang setara jelas bukan tugas mudah. Nama Marc Guehi dari Crystal Palace sempat disebut sebagai opsi, namun belum ada langkah konkret.

Jika pada akhirnya Liverpool menduetkan Leoni dengan Guehi, keduanya diyakini bisa menjadi pondasi pertahanan baru. Guehi unggul dalam penguasaan bola, sementara Leoni dikenal sebagai duel specialist. Kombinasi ini dianggap bisa meminimalkan risiko penurunan performa seiring usia Van Dijk yang terus bertambah.

Alasan Strategis di Balik Transfer

Menurut analisis media Inggris Sport Mole, langkah Liverpool mendatangkan Leoni bukan hanya untuk antisipasi kehilangan Konate. Ini juga bagian dari strategi jangka panjang Arne Slot yang ingin memiliki bek muda berkualitas untuk dipoles menjadi bintang masa depan.

“Leoni adalah investasi jangka panjang yang akan sangat berguna,” tulis  media tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore