Gianluigi Donnarumma. (Instagram @donnarumma)
JawaPos.com – Gianluigi Donnarumma mengumumkan secara resmi bahwa kebersamaannya dengan Paris Saint-Germain (PSG) telah berakhir.
Dilansir dari laman Footbal Italia pada Rabu (13/8), Pernyataan itu disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, di mana ia mengucapkan terima kasih kepada suporter dan rekan setimnya, namun juga melontarkan kritik terhadap keputusan pelatih Luis Enrique.
Pelatih asal Spanyol tersebut sebelumnya menegaskan bahwa keputusannya melepas Donnarumma adalah sepenuhnya pilihannya.
Sejumlah klub papan atas Eropa dikabarkan tertarik merekrut kiper tim nasional Italia itu, termasuk Manchester City, Bayern Muenchen, dan Galatasaray.
Situasi semakin rumit karena kontrak Donnarumma akan berakhir pada musim panas 2026, sementara PSG tidak ingin melepasnya secara gratis. Klub Ligue 1 tersebut mematok harga sekitar EUR 50 juta atau Rp 949 miliar meski angka itu dinilai tinggi mengingat sisa kontrak yang singkat.
Donnarumma sendiri memiliki kontribusi besar terhadap keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions musim 2024–2025.
Sejumlah penyelamatan gemilangnya menjadi faktor penting bagi perjalanan tim menuju final. Namun, posisinya kini terpinggirkan, dan hal itu membuat peluang kepindahannya semakin terbuka lebar. PSG kemungkinan harus menurunkan harga jika ingin segera melepasnya.
Di Inggris, Manchester City menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan Donnarumma. Pelatih Pep Guardiola dikabarkan mengagumi sang kiper, sementara masa depan Ederson Moraes masih dalam ketidakpastian.
Kiper asal Brasil itu disebut telah menyepakati persyaratan pribadi dengan Galatasaray, dan transfernya tinggal menunggu kesepakatan biaya antara kedua klub.
Sementara itu, kemungkinan kembalinya Donnarumma ke Serie A dinilai kecil karena faktor finansial. Beberapa klub Italia dikabarkan hanya akan mencoba mendatangkannya jika statusnya bebas transfer pada 2026, mengingat gaji tinggi dan tuntutan harga dari PSG.
Meski demikian, dinamika bursa transfer kerap berubah, sehingga skenario transfer kejutan tetap terbuka.
Namun, jika kesepakatan tak tercapai musim panas ini, kemungkinan transfer bebas pada 2026 bisa menjadi opsi terakhir.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
