Malu Gusto, Pedro Neto, dan Cristopher Nkunku merayakan gol Chelsea. (Agustin Marcarian-Reuters via Imagn Images)
JawaPos.com – Chelsea melanjutkan perjuangan mereka menuju gelar Piala Dunia Antarklub 2025 dengan berhadapan dengan Paris Saint-Germain di final kompetisi ini pada Senin (14/7) dini hari WIB.
The Blues telah menunjukkan performa impresif dalam perjalanan menuju ajang bergengsi tersebut, dengan mengalahkan Benfica di laga pertama babak gugur sebelum meraih kemenangan beruntun atas tim Brasil, Pameiras dan Fluminense.
Chelsea telah melewati ujian berat, tetapi belum pernah menghadapi lawan sekuat PSG dari fase grup hingga melangkahkan kaki ke babak final ini.
The Blues akan menjadi tim underdog yang signifikan dalam pertarungan selanjutnya dengan sang juara bertahan Eropa, yang telah melenggang ke final melalui kemenangan gemilang atas Atletico Madrid, Bayern Munchen, dan Real Madrid.
Enzo Maresca perlu menyusun strategi jitu untuk menumbangkan raksasa Prancis tersebut di Stadion MetLife. Melansir dari Sport Illustrated, begini tiga cara Chelsea bisa menaklukkan mesin Les Parisiens yang tak kenal lelah.
Memprioritaskan Kekuatan Lini Pertahanan
Tim mana pun yang menghadapi PSG versi sensasional ini akan bertindak bodoh jika tidak bersiap menghadapi gempuran dahsyat ala Luis Enrique. Berbagai ancaman serangan Chelsea bisa menjadi penentu kemenangan di laga final ini.
Tetapi, mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi yang berarti jika The Blues mengabaikan tanggung jawab pertahanan mereka melawan serangan terbaik dunia yang sedang dipertontonkan sepanjang musim 2024/2025.
Maresca perlu memastikan timnya menurunkan lini pertahanan terbaik mereka saat melawan PSG, terutama agar juara Liga Prancis itu tidak membiarkan ruang di lini belakang dimanfaatkan.
Pendekatan yang mengutamakan pertahanan sangat penting untuk meredam pasukan Enrique, yang unggul tiga gol hanya dalam 24 menit di semifinal melawan Real Madrid. Chelsea harus bertahan dalam pertandingan ini selama mungkin.
Memilih personel yang tepat akan menjadi bagian integral dari perjuangan The Blues melawan segala rintangan. Reece James seharusnya menjadi starter di bek sayap kanan, menggantikan Malo Gusto.
Hal itu bisa menjadi salah satu upaya menggagalkan Khvicha Kvaratskhelia bergerak bebas, sementara kembalinya Levi Colwill dari skorsing akan membantu The Blues menggagalkan rencana Ousmane Dembele tampil gemilang, yang saat ini menjadi favorit peraih Ballon d’Or 2025.
Maresca bahkan bisa memilih dua gelandang bertahan di posisi pivot ganda, dengan Romeo Lavia mungkin berduet dengan Moises Caicedo untuk memberikan perlindungan ekstra, jika kedua pemain tersebut dinyatakan fit karena sebelumnya masih cedera.
Kedua pemain sayap, kemungkinan Pedro Neto dan Christopher Nkunku, harus berlari sekuat tenaga untuk memastikan pertahanan Chelsea tidak diserbu oleh para pemain sayap dan bek sayap PSG yang memiliki kecepatan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
