Tendangan Davide Frattesi yang berbuah gol kemenangan untuk Inter Milan atas Barcelona dan membuat mereka melaju ke Final Liga Champions (AP Photo/Luca Bruno)
JawaPos.com - Inter Milan menyingkirkan FC Barcelona dalam laga dramatis pada leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (6/5) malam di Stadion Giuseppe Meazza. Laga berakhir dengan skor 4-3 untuk Inter, dan agregat keseluruhan 7-6. Hasil ini membawa Inter ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir.
Laga ini berlangsung sengit dan penuh kejutan. Davide Frattesi menjadi penentu kemenangan Inter dengan golnya di babak perpanjangan waktu. Ia mencetak gol kemenangan pada menit ke-99 usai menerima umpan matang dari Taremi.
Performa gemilang juga ditunjukkan oleh kiper Inter, Yan Sommer. Berdasarkan catatan dari Sofascore, Sommer berhasil mencatat tujuh penyelamatan penting sepanjang pertandingan. Tanpanya, Inter mungkin sudah kemasukan lebih dari tiga gol.
Gol pertama Inter tercipta di menit ke-21. Lini pertahanan tinggi Barcelona dihukum dan Inter mampu merebut bola di area lawan. Dimarco mengirim umpan ke Thuram, yang langsung memberikan bola matang ke Martinez untuk dikonversi jadi gol.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-41, Lautaro kembali menciptakan ancaman. Ia dijegal Cubarsi di dalam kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih setelah melihat tayangan ulang. Martinez tampak lebih dulu menyentuh bola.
Tak lama kemudian, saat waktu normal babak pertama habis, Hakan Calhanoglu sukses mengeksekusi penalti. Pemain asal Turki itu menghujamkan tendangan penalti ke pojok kiri bawah gawang dan membuat Szczesny terkecoh
Barcelona bangkit di babak kedua. Pada menit ke-54, Garcia memperkecil ketertinggalan lewat gol cantik hasil voli. Umpan lambung Gerard Martin dituntaskan Garcia dengan sempurna menggunakan kaki bagian dalam.
Hanya enam menit berselang, kedudukan kembali imbang. Dani Olmo menanduk umpan silang Gerard Martin dan sukses menaklukkan Sommer. Skor kini 2-2 dan permainan semakin hidup.
Menit ke-87 jadi momen balik arah untuk Barcelona. Raphinha mencetak gol ke-13-nya musim ini di Liga Champions lewat bola rebound.
Upaya pertama Raphinha sempat diblok Sommer, namun bola muntah berhasil ia manfaatkan. Ia menghajar bola dengan keras ke gawang Inter. Barcelona pun berbalik unggul 3-2.
Namun cerita belum usai. Dua menit jelang waktu normal habis, Inter menyamakan kedudukan lewat gol Acerbi. Gol ini menjadi yang pertama baginya di ajang Liga Champions.
Gol Acerbi lahir dari umpan silang dari sisi kanan oleh Dumfries. Cetak gol penyama di menit akhir membuat selebrasinya emosional hingga ia mendapatkan kartu kuning karena melepas baju.
Skor 3-3 bertahan hingga akhir waktu normal. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.
Gol penentu kemenangan lahir di menit ke-99. Thuram melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Barcelona. Ia mengirim bola ke Taremi, yang memberi umpan satu sentuhan ke Frattesi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
