Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 17.56 WIB

Antonio Rudiger Mendapat Peringatan dari Asosiasi Sepak Bola Jerman Setelah Protes Keras yang Dilakukan di Final Copa del Rey

Protes keras Antonio Rudiger pada laga final Copa del Rey. (Instagram/@433)

 

JawaPos.com - Petinggi Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) telah memberi peringatan kepada Antonio Rudiger bahwa perilakunya dalam kekalahan Real Madrid di final Copa del Rey dari Barcelona 'tidak dapat diterima'.

Di tengah serangan baru terhadap perangkat wasit pertandingan dari Madrid sebelum pertandingan final tersebut, Rudiger mendapati dirinya dalam masalah setelah menunjukkan kemarahan yang meluap-luap terhadap wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.

Pada waktu tambahan perpanjangan waktu, Rudiger tidak terkesan dengan keputusan wasit di lapangan. Pemain Timnas Jerman itu melompat dari bangku cadangan dan tampak melemparkan sebuah benda ke arah wasit.

Benda yang dilempar tersebut kemungkinan sebuah bungkusan es yang diikatkan ke lututnya dan ia harus ditahan secara fisik karena kemarahannya yang semakin meluap-luap setelah dihukum kartu merah.

Peraturan La Liga menyatakan Rudiger bisa menghadapi larangan bermain 4 hingga 12 pertandingan dan DFB juga telah mengingatkan bek tengah Madrid itu tentang tanggung jawabnya sebagai perwakilan tim nasional Jerman yang berlaga di sepak bola Spanyol.

"Toni (Rudiger) adalah pemain kelas satu, tetapi sebagai pemain nasional, ia juga harus menunjukkan kelas dalam perilakunya," kata direktur olahraga Rudi Voller.

"Ia memang menuntut rasa hormat untuk dirinya sendiri, dan ia juga harus menunjukkan rasa hormat ini kepada orang lain (wasit) tanpa kecuali."

"(Rudiger) adalah pesepak bola yang luar biasa dan orang yang sangat emosional, seorang pejuang di lapangan. Tetapi, dalam kasus ini, ia dan beberapa rekan setimnya membiarkan diri mereka terlalu terperangkap dalam suasana yang sangat panas sebelum pertandingan."

“Entah mengapa sering terjadi di sekitar klub (Madrid). Itu tidak dapat diterima, terutama sebagai pemain internasional Jerman." 

“Toni menghubungi Julian (Nagelsmann, pelatih timnas) dan saya kemarin, dan kami berbicara panjang lebar tentang situasi tersebut. Ia juga berbicara secara internal dengan (presiden) Bernd Neuendorf dan (direktur pelaksana) Andreas Rettig."

Rudiger yang memiliki jabatan sebagai wakil kapten timnas Jerman telah meminta maaf di media sosial dan diperkirakan tidak akan menghadapi hukuman lebih lanjut dari DFB. Namun, otoritas Spanyol terus menyusun sanksi untuknya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore