
Antony (Dok. Instagram @antony00)
JawaPos.com – Winger Manchester United, Antony, buka suara soal hubungannya dengan pelatih Ruben Amorim, usai komentar sang juru taktik tentang fisikalitasnya memicu kontroversi. Meski sempat disebut "kurang kuat" untuk Premier League, pemain asal Brasil itu menegaskan bahwa ia tak menyimpan dendam dan tetap menghormati sang pelatih.
Setelah kesulitan bersaing di skuad utama Setan Merah musim ini, Antony dipinjamkan ke Real Betis pada Januari lalu. Di klub asal Sevilla itu, pemain 25 tahun tersebut tampil impresif dengan torehan empat gol dan empat assist dari 16 penampilan.
Penampilannya yang konsisten membuat Betis dikabarkan tertarik mempermanenkannya pada bursa transfer musim panas nanti. Meski secara teknis ia masih akan kembali ke Old Trafford, masa depannya bersama Manchester United dinilai hampir pasti berakhir.
Komentar Kontroversial soal Fisik
Ruben Amorim sempat mengomentari perkembangan Antony yang lebih baik di La Liga dibanding saat masih bermain di Inggris. Dalam wawancara bersama TNT Sports, Amorim menyebut bahwa fisik menjadi faktor utama yang membuat Antony kesulitan beradaptasi di Premier League.
"Kalau kamu bermain di Inggris, fisikalitas sangat penting. Tanpa itu, kamu akan kesulitan. Antony sekarang jauh lebih baik di Spanyol. Itu karena banyak faktor, tapi fisik jadi yang utama," ujarnya.
Antony Tak Simpan Luka
Menanggapi komentar Amorim, Antony bersikap dewasa. Dalam wawancara dengan ESPN Brasil, eks Ajax Amsterdam ini justru memberi pujian pada pelatih asal Portugal itu.
"Aku hanya sebentar bekerja dengan Amorim, tapi dia pelatih yang sangat bagus dan cerdas. United memang sedang masa sulit sekarang, tapi dia pelatih hebat," ujar Antony.
Ia juga menegaskan tak ada masalah pribadi dengan Amorim. "Hubungan kami baik-baik saja. Aku hanya butuh tantangan baru dan aku doakan dia sukses di sisa musim ini."
Masih Hormati Ten Hag
Antony juga menyinggung pelatih sebelumnya, Erik ten Hag, yang pernah membesarkannya di Ajax dan kemudian memboyongnya ke Old Trafford.
"Erik ten Hag adalah pelatih yang sangat aku hormati. Dia banyak membantu aku di Belanda dan juga di Inggris, meski kesempatan bermain tak seperti yang aku harapkan," katanya.
"Aku tidak menyimpan dendam. Justru sebaliknya, aku berterima kasih untuk semua bimbingannya. Dia akan selalu jadi bagian dari kisahku."
Jalan Menuju Betis?

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
