
Pemain-pemian Liverpool pada leg pertama Liga Champions lawan PSG pada Kamis (6/3). (AP Photo/Christophe Ena)
JawaPos.com-Liverpool dipaksa bekerja keras untuk mengembangkan permainan pada pertemuan leg pertama Liga Champions, Kamis (6/3) dini hari WIB. Tapi pasukan Arne Slot secara mengejutkan berhasil mencuri kemenangan 1-0 melawan Paris Saint-Germain di Parc des Princes.
Pertandingan di markas PSG tersebut bisa dibilang berat sebelah, dengan Les Parisiens mendominasi pertandingan melawan The Reds yang secara tampil lebih lambat. Liverpool tidak dapat menahan kecepatan dan intensitas tuan rumah.
Keberuntungan berpihak pada pasukan Arne Slot dan anak asuhannya saat mencetak gol tunggal kemenangan di pengujung laga melalui Harvey Elliott yang baru masuk dari bangku cadangan setelah menaklukan Donnarumma.
Menyadur dari 90min, The Reds dianggap telah menjejakkan satu kaki di perempat final, tetapi jika penampilan serupa terjadi di leg kedua di Anfield bisa jadi akan menghasilkan kemuraman bagi Liverpool. Pertandingan ini masih jauh dari kata dimenangkan.
Liverpool harus melakukan perbaikan signifikan jika ingin mengamankan tempat di delapan besar. Berikut tiga perubahan yang harus dilakukan The Reds pimpinan juru taktik asal Belanda itu.
Membatasi Penguasaan Bola PSG
Pelatih kepala PSG, Luis Enrique mengungkap ambisinya pada leg pertama lalu dengan memberi instruksi Ousmane Dembele dan kawan kawan untuk menguasai bola selama mungkin.
"Liverpool dapat menciptakan bahaya tanpa bola. Mungkin mereka tidak terlalu membutuhkan bola seperti kami. Kami akan mencoba memaksakan permainan kami dengan mempertahankan penguasaan bola,” ujar pelatih asal Spanyol berusia 54 tahun itu
Hasilnya Les Parisiens mengakhiri pertandingan leg pertama dengan penguasaan bola sebesar 71 persen dengan trio lini tengah Vitinha, Joao Neves, dan Fabian Ruiz, meski mereka harus menelan kekalahan menyakitkan.
Ketidakmampuan The Reds untuk mempertahankan penguasaan bola menjadi masalah yang signifikan di Paris. Mereka terus gagal melewati tekanan tinggi PSG, sehingga dengan cepat tim pimpinan Enrique mendapatkan bola kembali. Itu harus berubah ketika Liverpool menjamu leg kedua di Anfield.
Laga yang akan dilaksanakan pada Rabu (12/3) dini hari WIB, merupakan keunggulan untuk Liverpool karena tampil di hadapan pendukungnya dengan keunggulan satu gol, tetapi mereka harus mampu menguasai bola lebih lama dibandingkan PSG untuk mengubah perkembangan permainan di lapangan.
The Reds mesti mengelola bola dengan lebih baik jika mereka ingin menghindari kebangkitan Les Parisiens pada leg kedua, dengan para superstar dan etos kerja pemain di lapangan mesti tampil maksimal.
Memainkan Darwin Nunez & Curtis Jones dari Awal Pertandingan
Pergantian pemain Slot memberikan dampak yang cukup besar di pertandingan leg pertama. Tentu saja, Elliott yang menghasilkan gol penentu dengan satu dari tiga sentuhan, tetapi pemain Liverpool lainnya di tengah pertandingan juga memberikan kontribusi maksimal
Seperti Wataru Endo masuk ke lapangan dengan waktu tersisa lebih dari sepuluh menit, menampilkan perjuangan tanpa lelah untuk melindungi lini pertahanan. Ditambah lagi dengan masuknya Darwin Nunez dan Curtis Jones pada laga itu telah membantu pasukan Merseyside membatasi serangan PSG.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
