Liga Italia atau Serie A pekan ke-21 akan menyuguhkan pertandingan menarik. (X Serie A_ID)
JawaPos.com - Derby della Madonnina kembali membara pekan ini. AC Milan vs Inter Milan bertarung lagi di Giuseppe Meazza dalam lanjutan Serie A, Senin (4/1) dinihari WIB.
Dua tim sekota sama-sama dalam tren bagus. Terutama Inter Milan yang terus melaju baik di Serie A maupun Liga Champions.
Sementara AC Milan, catatan comeback mereka terhenti di Eropa. Tandang ke Dinamo Zagreb Tammy Abraham dan kolega takluk 1-2.
Di luar itu, tidak ada yang salah dengan I Rossoneri. Termasuk saat melawan I Nerazzurri, mereka dalam kepercayaan diri tinggi.
Menyambut Derby della Madonnina edisi 226, anak asuh Sergio Conceicao catatkan dua kemenangan beruntun. Tiga poin pertama didapat September lalu pada pekan kelima Serie A.
Milan yang kala itu tidak menentu performanya justru membalikkan prediksi banyak orang. Menang 2-1, mereka menyudahi rentetan enam kekalahan beruntun.
Catatan apik berlanjut musim ini. Tak hanya di Liga Italia, kemenangan juga didapat pada ajang Supercoppa.
Lebih heroik lagi karena skor 3-2 didapat usai sang kakak tertinggal 0-2 lebih dulu. Hasil itu sekaligus membawa mereka juara Piala Super Italia.
Kini AC Milan mengincar ha-trick kemenangan. Selain untuk meningkatkan kepercayaan diri, tiga poin kali ini juga bisa mengulang sejarah 15 tahun silam.
Ya, itu terakhir kali Il Diavolo Rosso menang tiga kali beruntun di Derby della Madonnina. Kemenangan di awali musim 2010-2011 dengan skor 1-0.
Pada musim yang sama di pertemuan kedua, tim yang waktu itu dilatih Massimiliano Allegri hancurkan Inter Milan 3-0. Alexandre Pato jadi bintang lewat brace nya.
Semusim kemudian tiga angka masih menjadi pemilik sisi Selatan Giuseppe Meazza dengan skor 2-1. Sejak saat itu mereka tak pernah lagi catatkan hat-trick kemenangan.
Sebaliknya, justru Inter Milan yang merajai Derby della Madonnina. Bahkan tidak hanya tiga kemenangan beruntun yang mereka bukukan.
Ada pula empat kemenangan sampai enam kali menang atas sang kakak. Melihat tren saat ini, sulit menebak siapa yang akan meraih tiga poin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
