Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 18.38 WIB

Nomor Punggung 9 di Chelsea: Simbol Harapan yang Berujung Kutukan hingga Kekecewaan

Romelu Lukaku saat berseragam Chelsea FC pada musim 2021/2022. (Dailysabah.com) - Image

Romelu Lukaku saat berseragam Chelsea FC pada musim 2021/2022. (Dailysabah.com)

JawaPos.com - Nomor punggung dalam permainan sepak bola merupakan suatu media untuk mengenal seorang pemain saat di lapangan. Lebih lanjut, sebuah nomor bisa saja identik oleh satu pemain yang memakainya, seperti Cristiano Ronaldo yang identik dengan nomor 7 ataupun Lionel Messi yang selalu identik dengan nomor punggung 10.

Dalam sejarahnya, nomor punggung bisa memiliki artinya masing-masing. Nomor 7 dan 11 untuk winger-winger andalan suatu klub, nomor 10 untuk gelandang serang andalan yang biasanya bermain di belakang striker utama dengan nomor punggung 9.

Salah satu nomor ikonik adalah nomor 9, nomor tersebut biasa digunakan oleh striker andalan sebuah klub untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya untuk timnya tersebut. Namun, nomor 9 dianggap sebagai nomor terkutuk bagi para striker Chelsea

Para pemain atau striker klub asal London yang menggunakan tersebut seirngkali tampil kurang konsisten ataupun gagal memenuhi ekspektasi, seolah-olah ada kutukan yang melekat pada nomor tersebut. Padahal, di klub sebelumnya pemain tersebut merupakan pemain andalan dan sering mencetak gol.

Bahkan, seringkali nomor 9 ini tidak digunakan oleh para pemain Chelsea. Tercatat sudah dua musim sejak terakhir kali nomor ini digunakan oleh Aubameyang pada musim 2022/2023, Auba juga hanya mencatatkan tiga gol dari 21 penampilannya menggunakan nomor 9 di Chelsea. Pada musim 2014/2015 dan 2016/2017, nomor ini juga tidak digunakan oleh pemain Chelsea.

Nama-nama seperti Fernando Torres, Morata hingga Higuain merupakan striker andalan klub sebelumnya dan memiliki performa yang gemilang sebelum akhirnya flop bersama Chelsea. Berikut pemain yang menggunakan nomor 9 yang ditebus mahal, namun, tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya untuk Chelsea.

1. Romelu Lukaku 

Romelu Lukaku merupakan pemain yang digadang-gadang akan menjadi striker utama Chelsea dengan mencetak banyak gol, tetapi sejak didatangkan pada musim 2021 dari Inter Milan, ia hanya berhasil mencetak 15 gol dari 44 pertandingannya. Lukaku didatangkan dengan harga GBP 113 Juta atau setara dengan Rp 2,2 Triliun.

Bersama Inter Milan, ia berhasil mencetak 78 gol, 23 assist dari 132 penampilan. Sedangkan bersama Chelsea di musim 2021/2022, ia hanya mencetak 15 gol dari 44 pertandingan di semua kompetisi. 

Ini menjadikan Lukaku pembelian gagal terbesar yang dilakukan oleh manajemen Chelsea. Pada musim 2022/2023, Lukaku kembali dipinjamkan ke Inter Milan selama satu musim.

2. Fernando Torres

Striker yang ditebus seharga GBP 58,5 Juta dari Liverpool ini merupakan salah satu pemain yang terkena kutukan nomor 9 Chelsea. Torres bermain sebanyak 172 pertandingan dengan 45 gol dan 29 assist. Bersama klub sebelumnya, Liverpool ia bermain lebih sedikit dengan 142 pertandingan dan 81 gol dan 19 assist.

Jumlah gol yang ia ciptakan selama di Chelsea, membuatnya dicap sebagai pembelian gagal. Dengan harga GBP 58,5 Juta, seharusnya ia bisa mencetak lebih banyak gol. Meskipun begitu, ia membantu Chelsea untuk meraih gelar UCL 2012, UEL 2013 dan satu gelar FA Cup 2013. 

Torres juga mencetak salah satu gol memorabel ke gawang Barcelona pada semifinal UCL 2012 yang membawa Chelsea ke final pada musim tersebut.

3. Alvaro Morata

Alvaro Morata merupakan pemain kedua yang berada pada daftar ini. Morata ditebus dari Real Madrid seharga GBP 66 Juta atau setara Rp 1,1 Triliun (kurs rata-rata tahun 2017) pada Juli 2017.

Pemain kelahiran Madrid, 23 Oktober 1992 ini selama dua musim di Chelsea hanya mencatatkan 72 pertandingan dengan 24 gol dan 6 assist saja, berbanding terbalik saat di Real Madrid, Morata berhasil mencatatkan 178 pertandingan dengan 75 gol dan 23 assist (termasuk di Real Madrid Castilla) dan juga dua gelar UCL.

Bersama Chelsea, ia berhasil meraih gelar UEL 2019 dan FA Cup 2018. Setelahnya, ia dipinjamkan ke Atletico Madrid pada musim 2019 dan dipermanenkan pada Juli 2020 seharga GBP 35 Juta. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore