
Maarten Paes jadi salah satu opsi serius Empoli untuk mengisi posisi penjaga gawang mengarungi kerasnya Serie A musim depan. (Instagram/@gianlucadimarzio)
JawaPos.com —Kabar panas menghampiri kancah sepak bola Indonesia dengan rumor transfer kiper calon Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang kini menjadi incaran serius klub Serie A Italia, Empoli.
Rumor ini mengemuka setelah jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio, melaporkan bahwa Maarten Paes sedang diburu Empoli untuk menjadi bagian dari skuad mereka dalam menghadapi kompetisi Serie A 2024/2025.
Dalam laporan tersebut, Di Marzio menyebutkan, "Empoli menjatuhkan pilihan pertama pada Maarten Paes, kiper berkewarganegaraan ganda Indonesia dan Belanda yang bermain untuk klub Dallas di MLS," tulisnya di akun Instagram pribadinya, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB.
Maarten Paes saat ini masih terikat kontrak satu tahun dengan Dallas. Namun, Empoli nampaknya serius dalam upaya mereka menggaet kiper berbakat ini. Meskipun begitu, Empoli juga telah menyiapkan alternatif lain jika gagal mendapatkan Paes, yakni Anthony Racioppi dari YoungBoys, seorang penjaga gawang asal Swiss.
Di sisi lain, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memberikan kabar terbaru terkait proses perpindahan federasi Maarten Paes agar bisa membela Timnas Indonesia. Paes telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak akhir April 2024. Namun, proses perpindahannya dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI di FIFA terhambat oleh Statuta FIFA Pasal ke-9 tentang Perpindahan Asosiasi huruf B ayat ketiga.
"Ketika diturunkan dalam pertandingan resmi terakhirnya dalam kompetisi apa pun untuk asosiasinya saat ini, dia belum menginjak usia 21 tahun," bunyi Statuta FIFA Pasal ke-9.
Maarten Paes sendiri pernah enam kali bermain untuk Timnas Belanda U-21, dengan penampilan terakhirnya terjadi saat melawan Timnas Belarusia dalam Kualifikasi Euro U-21 2021 pada 15 November 2020, ketika usianya sudah 22 tahun.
Paes, yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur. PSSI kini telah membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun hingga kini kasus tersebut belum masuk dalam daftar sidang CAS untuk beberapa waktu ke depan.
"Untuk Maarten Paes masih dalam proses. Kita tunggu saja," ujar Yunus Nusi, menambahkan bahwa pihaknya masih terus bekerja maksimal untuk mengurus perpindahan Paes.
Situasi ini membuat Maarten Paes terancam belum bisa debut bersama Timnas Indonesia dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang dimulai pada September 2024. Yunus Nusi menambahkan, "Soal peluang, kami masih belum tahu. Tetapi, kami sudah maksimal mengurus Maarten Paes. Tim kami tetap sedang bekerja."
Sementara itu, Maarten Paes baru saja terpilih masuk dalam MLS All-Star 2024 bersama beberapa pemain dunia lainnya seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Jordi Alba, hingga Sergio Busquets. Paes masuk dalam MLS All-Star melalui pilihan penggemar, sama seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Christian Benteke, hingga Riqui Puig.
"Tentu untuk fans Indonesia, saya ingin menjadi perwakilan Indonesia di MLS All-Star dengan sebaik mungkin serta bersama FC Dallas," ucap Maarten Paes.
Transfer Maarten Paes ke Empoli bisa menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia. Jika transfer ini terealisasi, Paes akan menjadi kiper Indonesia pertama yang bermain di salah satu liga top Eropa, yakni Serie A. Ini akan menjadi pencapaian besar, tidak hanya bagi Paes, tetapi juga bagi persepak bolaan Indonesia yang semakin menunjukkan tajinya di kancah internasional.
Empoli sendiri memiliki sejarah panjang di Serie A dengan reputasi sebagai klub yang sering melahirkan talenta-talenta muda berbakat. Jika Paes bergabung dengan Empoli, dia akan mendapatkan kesempatan berharga untuk mengembangkan kemampuannya di liga yang sangat kompetitif dan penuh dengan tantangan. Bermain di Serie A juga akan memberikan Paes panggung yang lebih besar untuk menunjukkan kemampuannya kepada dunia.
Namun, sebelum semua itu terjadi, banyak hal yang masih harus diselesaikan. Proses perpindahan federasi Paes masih menjadi kendala utama yang harus diatasi oleh PSSI. Keputusan CAS nantinya akan sangat menentukan nasib Paes dalam upayanya membela Timnas Indonesia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
