Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2024 | 13.29 WIB

Jadi Kontroversi Usai Pimpin Laga Semifinal Indonesia Vs Uzbeksitan, Intip Profil Wasit Shen Yin Hao

Wasit Shen Yin Hao saat memimpin laga semifinal AFC U23 antara Indonesia Vs Uzbekistan pada Senin, 29 Maret 2024 (Tangkapan layar youtube RCTI Entertaiment) - Image

Wasit Shen Yin Hao saat memimpin laga semifinal AFC U23 antara Indonesia Vs Uzbekistan pada Senin, 29 Maret 2024 (Tangkapan layar youtube RCTI Entertaiment)

Jawapos.com – Shen Yin Hao membuat berbagai keputusan yang dinilai kontroversial pada saat memimpin laga semifinal AFC Cup U23 antara Indonesia melawan Uzbekistan pada Senin, 29 April 2024 malam.

Wasit berusia 37 tahun tersebut tidak memberikan penalty kepada Indonesia pada saat Witan Sulaeman terjatuh di sekitar area 12 pas pada menit ke 26.

Bahkan, setelah mengecek VAR sang wasit pun menggugurkan keputusan memberikan tendangan bebas untuk Timnas Indonesia dan hanya menyuruh pemain Uzbekistan untuk memberikan bola fair play kepada Timnas Indonesia.

Selanjutnya, wasit asal China tersebut juga menganulir gol dari Muhammad Ferrari pada menit ke-60.

Setelah mengecek VAR, sang wasit menilai pemain Indonesia telah terlebih dahulu berada dalam posisi offside sebelum adanya kiriman umpan dari Arhan Pratama.

Tak sampai disitu, wasit kelahiran Shanghai tersebut juga terlalu sering meniup peluit dan memberikan pelanggaran untuk timnas Uzbekistan.

Tercatat pada laga semifinal yang digelar di Stadion Abdullah Bin Khalifa tersebut Timnas Uzbekistan memperoleh 18 pelanggaran dari Timnas Indonesia termasuk pelanggaran yang dilakukan Riski Ridho hingga berujung kartu merah.

Sebagaimana dilansir Jawapos.com dari Transfermarkt, berikut profil Shen Yin Hao selengkapnya:

  1. Profil Shin Yen Hao

Shen Yen Hao lahir di China pada tanggal 6 November, 1986 di Kota Shanghai dan saat ini ia berusia 37 tahun.

Ia memulai karirnya menjadi wasit pada 11 tahun lalu tepatnya pada 16 Maret 2013 dalam laga antara GD Sunray Cave melawan CD Blades pada pertandingan lanjutan China League One atau liga divisi dua China.

Dalam laga tersebut, secara mengejutkan ia langsung mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain dari masing-masing tim serta mengeluarkan lima kartu kuning.

Pada tahun 2016, ia mendapatkan debutnya untuk memimpin laga di kasta tertinggi Liga China yakni Chinesse Super League tepatnya pada pertandingan antara Changchun Yatai melawan Hebei China Fortune yang digelar di Stadion Development Area pada Minggu, 4 Oktober 2016 lalu.

Pada pertandingan yang dimenangkan oleh tim tamu (Hebei China Fortune) tersebut ia hanya memberikan dua kartu kuning kepada pemain dari tim tuan rumah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore