
Shen Yinhao
JawaPos.com - Tim Nasional U-23 gagal melenggang ke babak final setelah dihajar oleh Tim Uzbekistan dalam laga semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4). Laga tersebut dibumbui drama-drama yang membuat rugi Timnas Indonesia dengan keputusan-keputusan kontroversial wasit, khususnya pada VAR.
AFC menunjuk Shen Yinhao sebagai wasit utama dalam laga semifinal Piala Asia -23 di Qatar. Shen yang saat ini berusia 38 tahun merupakan wasit berasal dari Federasi Sepak Bola China dengan mencatat debutnya sebagai wasit Liga Super China pada 2016.
Dikutip dari panduan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), VAR merupakan prosedur bantuan teknologi untuk membantu asisten wasit meninjau tayangan ulang sebuah insiden dalam permainan sepak bola. Tayangan di VAR menjadi bahan pertimbangan untuk wasit utama. Fungsinya untuk menegakkan peraturan pertandingan sepak bola (Laws of the Game) semaksimal mungkin.
Laga semifinal yang dilakoni Garuda Muda itu diwarnai beragam drama VAR. Pertama, gol Muhammad Ferrari pada 61 yang dianulir karena dianggap offside. Gol tersebut batal menguntungkan Garuda Muda.
Dikutip dari akun instagram @forumwasitindonesia Shen Yinhao diketahui tercatat pernah memimpin pertandingan SEA Games 2023. Kala itu Timnas Indonesia U-22 berhadapan dengan Kamboja dalam laga terakhir Grup A.
Kala itu dalam laga di Phnom Penh, keputusan ganjil dari Shen Yinhao juga sangat merugikan Timnas Indonesia U-22. Terutama pada keputusan menunjuk titik putih, tanda terjadinya pelanggaran yang dilakukan Ferrari. Keputusan itu menghasilkan hukuman penalti.
Sebetulnya pada tayangan ulang, pelanggaran yang dilakukan Ferrari terjadi di luar kotak penalti dan pemain dari Kamboja memang sudah terjatuh di dalam kotak penalti.
Pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024, Shen Yinhao terlalu membuang waktu untuk mengecek beberapa Timnas Uzbekistan terjatuh atau membuat keputusan-keputusan yang tidak masuk akal. Namun asa tetap ada, pasukan Garuda Muda masih optimistis pada perebutan tempat ketiga dipertandingan selanjutnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
