Everton FC diganjar pengurangan 10 poin oleh Liga Primer Inggris./Sumber: website resmi Everton FC.
JawaPos.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari klub Liga Primer Inggris, Everton.
Mereka mendapat pengurangan 10 poin musim ini karena melanggar profitability and sustainability rules (PSR) Liga Premier.
Klub tersebut awalnya digugat ke komisi independen pada maret 2023 ini atas dugaan pelanggaran PSR untuk musim 2021-2022 dan sidang atas kasus tersebut telah dilaksanakan bulan lalu.
Melalui laman resmi Everton FC, penyelidikan itu menghasilkan kesimpulan bahwa Everton alami kerugian finansial sebesar £124,5 juta.
Dimana nilai itu melebihi batas yang ditetapkan PSR atau yang bisa kita kenal Financial Fair Play (FFP) Liga Inggris yaitu sebesar £105 juta.
Pada awalnya, Liga Inggris sempat merekomendasikan pengurangan 12 poin untuk klub merseyside biru itu, seperti yang dilansir Telegraph Sport.
Namun, mereka baru saja mengonfirmasi bahwa klub yang bermarkas di Goodison Park itu diganjar hukuman pengurangan 10 poin.
Alhasil tim asuhan Sean Dyche kini melorot ke peringkat 19 klasemen, dari sebelumnya bertengger di urutan 14 klasemen dengan perolehan 14 poin.
Hasil itu membuat mereka hanya mengoleksi 4 poin saja, dan hanya terpaut minus 18 gol dari tim juru kunci, Burnley.
Pernyataan resmi dari Liga Primer berbunyi: “Komisi independen telah menjatuhkan hukuman pengurangan langsung sebesar 10 poin kepada Everton FC karena pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan (PSR) Liga Primer.”
Pihak klub dan para petinggi yang mengetahui kabar tersebut merasa terguncang karena menerima pinalti poin terbesar dalam Sejarah Liga Primer dan berjanji untuk mengajukan banding ke dewan kompetisi, dikutip dari laman resmi Everton FC.
“Everton menegaskan bahwa pihaknya terbuka dan transparan dalam memberikan informasi kepada Liga Primer dan selalu menghormati integritas prosesnya. Klub tidak mengakui temuan bahwa mereka sedang melakukan kecurangan dan tidak memahami tuduhan yang dibuat Liga Primer selama proses berlangsung. Baik sekeras dan seberat apapun sanksi yang dijatuhkan oleh komisi, klub menyebut putusan itu tidak masuk akal,” tulis pernyatan klub.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
