Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 April 2022 | 16.58 WIB

Preview AC Milan vs Bologna FC: Konsistensi Koneksi Prancis

TIZIANA FABI/AFP-MARCO BERTORELLO/AFP TULANG PUNGGUNG: Koneksi Olivier Giroud bersama Pierre Kalulu, Mike Maignan, dan Theo Hernandez mewarnai permainan AC Milan musim ini. Mereka kembali diandalkan saat menghadapi Bologna FC dini hari nanti (5/4). - Image

TIZIANA FABI/AFP-MARCO BERTORELLO/AFP TULANG PUNGGUNG: Koneksi Olivier Giroud bersama Pierre Kalulu, Mike Maignan, dan Theo Hernandez mewarnai permainan AC Milan musim ini. Mereka kembali diandalkan saat menghadapi Bologna FC dini hari nanti (5/4).

JawaPos.com – Sejak era milenial, stranieri (pemain asing) yang menjadi andalan AC Milan lebih banyak datang dari Brasil. Sebut saja Dida, Cafu, Thiago Silva, Rivaldo, Kaka, Ronaldinho, Alexandre Pato, Robinho, hingga Luiz Adriano.

Merekalah yang menjadi andalan Rossoneri meraih trofi.

Padahal, kalau ditarik lebih mundur ke era 1990-an, AC Milan pernah punya cerita hebat bersama straineri dari Eropa. Persisnya legiun asal Prancis. Yakni, striker Jean-Pierre Papin dan bek tengah Marcel Desailly.

Berlanjut ke gelandang Mathieu Flamini yang memenangkan scudetto Serie A terakhir AC Milan pada 2010–2011.

Juga gelandang serang Yoann Gourcuff dengan Liga Champions 2006–2007, gelar terakhir yang dimenangkan Rossoneri di Liga Champions.

Kali terakhir pemain Prancis yang berjasa mengantar Rossoneri –sebutan AC Milan– meraih trofi juara adalah Philippe Mexes dengan Supercoppa Italiana 2011.

Setelah itu, nama-nama seperti Adil Rami, Jeremy Menez, hingga Tiemoue Bakayoko sekadar menjadi pelengkap skuad.

Tiga tahun terakhir, AC Milan seperti meretas jalan untuk menghidupkan kembali straineri dari Prancis.

Musim ini allenatore Stefano Pioli memiliki collegamento Francese alias koneksi Prancis yang terdiri atas kiper Mike Maignan, bek tengah Pierre Kalulu, bek kiri Theo Hernandez, dan striker Olivier Giroud.

Mereka masuk sebelas pemain yang memiliki jumlah penampilan terbanyak di skuad Rossoneri musim ini. Theo paling banyak dengan 32 laga, disusul Maignan (30 laga), Giroud (29 laga), dan Kalulu (28 laga).

Koneksi Prancis itu pun kembali menjadi andalan AC Milan saat coba merebut kembali capolista Serie A melawan Bologna FC di Stadio San Siro dini hari nanti (siaran langsung RCTI/beIN Sports 3/UseeTV GO pukul 01.45 WIB).

Rossoneri tergusur ke peringkat kedua setelah SSC Napoli mengalahkan Atalanta BC tadi malam.

Kedua tim memiliki poin sama (66 poin), head-to-head juga sama kuat (saling mengalahkan 1-0), tetapi diferensiasi gol Napoli lebih bagus.

”Aku selalu memantau semua pemain tanpa terkecuali. Termasuk ketika tampil bersama timnas masing-masing. Mereka (empat pemain Prancis, Red) sedang dalam kondisi bagus fisik dan mental,” tutur Pioli kepada La Gazzetta dello Sport.

Pernyataan Pioli mengacu dipanggilnya Maignan, Theo, dan Giroud dalam skuad Prancis saat mengalahkan Afrika Selatan lima gol tanpa balas dalam uji coba internasional pekan lalu (30/3).

Untuk Kalulu, pemain 21 tahun itu belum mendapat panggilan dari Les Bleus dan masih memperkuat Prancis U-21.

Tetapi, bukan tidak mungkin Kalulu yang piawai memainkan semua posisi di lini belakang bisa masuk skuad Les Bleus dalam waktu dekat.

Apalagi kalau performanya terus stabil atau turut mengantar AC Milan meraih scudetto kali pertama setelah 11 tahun silam.

”Perkembangan Kalulu paling mengejutkanku. Dalam dua musim terakhir, dia meningkat pesat.''

''Aku tidak menyangka dia bisa berada di level saat ini dalam waktu singkat,” papar Papin yang merupakan striker AC Milan pada 1992–1994 seperti dilansir Sempre Milan.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore