
Belgia mengakhiri laga di fase grup dengan sempurna.
JawaPos.com - Ada total 17 pergantian pemain yang dilakukan Inggris dan Belgia saat keduanya bertemu di Kaliningrad Stadium, Jumat (29/6) dini hari WIB. Baik Inggris maupun Belgia masih menurunkan kiper utama mereka dalam laga penutup Grup G ini. Sisanya didominasi para pemain pelapis yang belum maupun sudah pernah diturunkan dalam dua laga sebelumnya.
Babak Pertama
Inggris memulai laga dengan coba menguasai bola. Skuad The Three Lions seperti ingin mencoba membangun chemistry yang lebih kuat di antara pemain pelapis.
Meski tak terlalu banyak menguasai bola di awal pertandingan, Belgia justru yang mampu melakukan tembakan berbahaya ke gawang Inggris pada menit ke-6. Tendangan ini sempat membuat Jordan Pickford harus melompat untuk menepis bola.
Skuad Belgia sendiri memperagakan permainan pressure yang cukup ketat ketika para pemain Inggris tengah menguasai bola. Strategi yang sempat nyaris membuat petaka bagi Inggris pada menit 9.
Sebuah skrimit di depan gawang Pickford masih bisa dimanfaatkan Batshuayi dengan sebuah sepakan. Bola sempat menggelinding ke arah gawang, namun masih dibuang oleh Gary Cahill.
Perlahan tapi pasti, skuad Belgia mulai mengurangi ketinggalan mereka dalam menguasai bola. Persentase penguasaan bola Inggris yang sempat lebih dari 60 persen di awal laga berhasil dikurangi. Menjelang akhir babak pertama skuad Red Devils berhasil mencapai angka 48 persen dalam penguasaan bola.
Inggris dan Belgia sebenarnya tampil cukup ngotot di laga ini. Para pemain pelapis tak pernah berhenti melakukan tekanan terhadap pertahanan masing-masing lawan. Bahkan Belgia mampu menciptakan lebih banyak peluang melalui 10 tembakan. Berbanding 4 yang dilakukan skuad Inggris.
Sayang semua peluang yang didapat tak kunjung berbuah gol. Hasil sementara, Inggris dan Belgia masih belum mampu menciptakan gol di babak pertama.
Babak Kedua
Inggris mendapat kesempatan pertamanya di babak kedua melalui sepakan Marcus Rashford. Namun, tendangan pemain muda Manchester United ini masih jauh dari sasaran.
Namun demikian, permainan Belgia yang lebih efektif justru mampu membuahkan hasil manis. Sebuah serangan yang dirancang Belgia dari sisi kanan memberi kesemapatan bagi Adnan Januzaj untuk melakukan penetrasi.
Tak mendapat pengawalan ketat, eks pemain Manchester United ini pun dengan leluasa melakukan tembakan dengan kaki kirinya. Bola pun melesat ke pojok kanan gawang tanpa bisa ditepis Pickford.
Inggris kembali mendapatkan peluang melelui sebuah serangan balik pada menit 65. Sayang, Rashford yang sudah berhadapan one on one gagal memanfaatkannya dengan baik. Bola masih mengarah ke samping gawang Courtois.
Tertinggal 0-1 membuat pelatih Gareth Southgate mencoba mempertajam lini depan. Alexander-Arnold ditarik untuk digantikan oleh Danny Welbeck pada menit 78. Gempuran The Three Lions memang menjadi lebih meningkat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
