Kiper Cremonese Emil Audero kebobolan 3 gol saat bertandang ke markas AS Roma. (@emil_audero/X)
JawaPos.com - AS Roma meraih kemenangan telak 3-0 atas Cremonese dalam Serie A pekan ke-26 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, pada Senin (23/2). Tiga gol tuan rumah seluruhnya tercipta pada babak kedua melalui Bryan Cristante, Evan Ndicka, dan Niccolo Pisilli.
Roma langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dan menciptakan peluang pada menit pertama melalui sundulan Donyell Malen, tetapi bola masih melebar. Sepanjang babak pertama, tuan rumah terus menekan pertahanan Cremonese.
Peluang terbaik datang pada menit ke-35 ketika sundulan Gianluca Mancini membentur mistar gawang, disusul upaya Lorenzo Pellegrini yang diblok lini belakang lawan. Meski mendominasi penguasaan bola dan peluang, Roma gagal memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59. Berawal dari situasi sepak pojok, umpan silang Pellegrini berhasil disambut Cristante dengan sundulan ke sudut atas gawang yang membawa AS Roma unggul 1-0.
Roma menggandakan keunggulan pada menit ke-77. Sundulan Cristante dari sepak pojok berhasil diarahkan ke area berbahaya dan diselesaikan Ndicka dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0. Cremonese sempat mencoba merespons lewat sundulan Morten Thorsby dan tembakan Federico Bonazzoli, tetapi peluang keduanya gagal menemui sasaran.
Dilansir dari ESPN, dominasi Roma akhirnya ditutup dengan gol ketiga pada menit ke-86. Pisilli yang masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan melepaskan tembakan yang bersarang di sudut bawah gawang tanpa mampu dihentikan kiper yang juga bermain untuk Timnas Indonesia Emil Audero.
Meski harus kebobolan tiga kali, Emil Audero tetap menunjukkan respons yang cukup sigap di bawah mistar dengan mencatatkan dua penyelamatan sepanjang pertandingan. Kiper Cremonese itu memang tidak banyak mendapat ancaman tembakan tepat sasaran, tetapi tekanan intens dari Roma terutama melalui situasi bola mati membuatnya sulit menjaga gawang tetap perawan.
Dengan tanpa melakukan pelanggaran dan tetap disiplin dalam mengawal area pertahanan, Audero berusaha meminimalkan kerugian timnya, meski pada akhirnya kiper berusia 29 tahun itu tidak mampu menghindarkan Cremonese dari kekalahan di Olimpico. Hingga peluit panjang dibunyikan, AS Roma tetap mengontrol jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan telak 3-0 tanpa balas.
Usai Pertandingan, pelatih US Cremonese Davide Nicola menegaskan bahwa kekalahan dari AS Roma tidak mengubah keyakinannya terhadap perjuangan tim untuk bertahan agar terhindar dari zona degradasi. Davide Nicola menilai hasil itu lebih dipengaruhi oleh kualitas lawan. Menurutnya, tidak ada penurunan dalam performa tim dan merupakan konsekuensi dari menghadapi deretan klub papan atas.
Secara terbuka Nicola juga mengakui kelemahan timnya dalam mengantisipasi bola mati, meski secara umum sang pelatih melihat anak asuhnya tetap menunjukkan sikap yang tepat. Nikola juga memastikan timnya tetap solid dan akan fokus menatap laga berikutnya.
“Kami tahu inilah momen sebenarnya bagi Cremonese, inilah liga kami. Kami menjalani paruh pertama musim yang luar biasa, tetapi kami sadar harus berjuang sampai akhir dan kami berniat melakukannya,” ujar Nikola dikutip dari situs resmi Cremonese.
Nikola menambahkan bahwa dirinya tetap percaya penuh pada proses yang dijalani tim setiap pekan. “Saya sepenuhnya percaya pada pekerjaan yang kami lakukan. Tim ini punya kemampuan untuk mencapai target dan harus tetap antusias. Jika ada yang tidak percaya, itu masalahnya sendiri,” tegas Nikola.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
